oleh

8 tahun lebih tidak tersentuh Pembangunan jalan berubah jadi lintasan Off Road

-Umum-196 Dilihat

Radar Waykanan.Com Pakuan Ratu,-Jalan penghubung antara Kampung Tanjung Ratu dan Kampung Tanjung Agung, Kecamatan Pakuan Ratu, yang memiliki panjang kurang lebih 8 kilometer, telah memasuki tahun kedelapan tanpa mendapatkan perbaikan apapun dari Pemerintah Kabupaten Way Kanan. Kondisi jalan saat ini menjadi sangat buruk, dengan lubang-lubang yang luas dan permukaan yang hancur terpecah-pecah, sehingga mengganggu aktivitas sehari-hari ribuan warga di kedua kampung tersebut.

Menurut Anis (30 tahun), seorang warga Kampung Tanjung Ratu, jalan tersebut mulai mengalami kerusakan sejak tahun 2017. Dampak dari kondisi jalan yang buruk sangat signifikan terhadap kehidupan masyarakat. Petani menghadapi kesulitan dalam mengangkut hasil panen seperti padi, jagung, singkong, dan sawit ke pabrik. Selain itu, anak-anak juga mengalami kesulitan dalam berangkat ke sekolah, terutama pada saat musim hujan dimana jalan menjadi licin dan tergenang air, sehingga mereka harus menyebrangi genangan air yang dalam dengan berjalan kaki.

Akibat kesesalan karena tidak adanya perbaikan dari pihak berwenang, sebagian warga mengumpulkan dana pribadi yang kemudian digunakan untuk membeli batu guna menimbun lubang-lubang yang besar pada jalan tersebut. “Kita tidak memiliki pilihan lain. Jika tidak kita lakukan sendiri, kapan lagi? Setidaknya dengan perbaikan sementara ini, jalan bisa dilewati dengan lebih aman, terutama bagi anak-anak yang bersekolah,” ungkap Anis yang aktif terlibat dalam kegiatan tersebut.

Perbaikan yang dilakukan saat ini hanya mencakup sekitar 1 kilometer ruas jalan yang kondisinya paling parah. Warga berharap Pemerintah Kabupaten Way Kanan segera menyadari kondisi jalan tersebut dan segera melakukan perbaikan menyeluruh dengan menggunakan material yang berkualitas, sehingga jalan dapat bertahan lama dan benar-benar memudahkan aktivitas masyarakat. RWK/JONI