Kasus Pelajar Saling Ejek Mengakibatkan Kematian, Berakhir Damai

RADARWAYKANAN.COM-WAY KANAN, –    Walaupun sangat shock atas meninggalnya  Muhammad Ikhsan, yang diduga disebabkab oleh  penganiayaan  yang dilakukan oleh  rekannya sesama siswa kelas 8 SMP 4 Way Tuba Asri Way Kanan , ahirnya Bagong kakek M Ikhsan dapat berlapang dada menerima permintaan damai dari Pelaku (Dipa Yudistira red ).

” Alhamdulillah Keluarga ananda Muhammad Ikhsan dapat berlapang dada atas meninggalnya ananda M.Ikhsan dan kedua keluarga sepakat menandatangani pernyataan damai di Mapolsek Way tuba, ” ujar Imalyati S.Pd Kepala Sekolah SMPN IV Way tuba,Asri Way Tuba Way kanan.

Lebih jauh Coba lihatin menjelaskan bahwa kejadian Sebenarnya bukan pukul 09.00 WIB akan tetapi pada pukul 07.00 WIB sebelum proses belajar mengajar di sekolah SMPN 4 Way Tuba Asri dimulai.

Baca Juga  Puskesmas Way Tuba Giatkan Bias Ditengah Pandemi

” pagi itu kami dewan guru sedang menunggu anak-anak di pintu gerbang sekolah untuk melakukan tes suhu memakai thermografi di mana bagian suhunya tinggi kami persilahkan untuk pulang sementara yang pakai suhu tubuh baik Silakan masuk ke sekolah,”Ucapnya

Jadi persisnya kejadian kami kurang paham hanya setelah kejadian ada anak yang melapor ternyata kejadian dekat di lapangan sekolah dan kami langsung membawa Ananda Muhammad Ihsan ke Puskesmas way tuba sayangnya Si Pari di sana rupanya Allah berkehendak lain Ananda sudah berpulang,

” Dengan kejadian ini atas nama keluarga besar SMPN 4 Way tuba Asri Kecamatan Way Kabupaten Way Kanan sangat berduka dan berharap hal ini tidak akan terjadi lagi di masa-masa yang akan datang sekaligus mohon maaf kepada keluarga besar dari Muhammad Ihsan Atas kejadian ini,” imbuh Imalyati.

Baca Juga  Satu Bulan Menghilang, Ditemukan Tinggal Tengkorak

Pernyataan kepala sekolah SMPN 4 waitu Bu Asri Kecamatan Way Tuba Kabupaten Way Kanan tersebut disuguhkan oleh Kapolsek way Tuba IPTU.H Yudhianto .

” Alhamdulillah kedua belah pihak telah sepakat damai kita doakan saja yang terbaik untuk almarhum sekaligus berharap Kejadian ini tidak akan terjadi lagi di masa yang akan datang khususnya bagi anak-anak kita yang sedang menimba ilmu di sekolah,”. Ujar Kapolsek way tuba mendampingi Kapolres Way Kanan AKBP Teddy Rachesna.

Diterangkan bahwa diduga karena saling olok atau saling ejek akhirnya Muhammad Ihsan meninggal dunia karena diduga dianiaya oleh rekan sekelasnya sama-sama siswa SMPN 4  Way tuba, dan bahkan masih bertetanggaan rumah di kampung Karya Jaya Kecamatan Way Tuba Kabupaten Way Kanan.

Baca Juga  Pemkam Segara Midar realisasikan BLT DD Tahap Dua Sekaligus Laksanakan suntik Boster

Kabar tersebut tentu saja membuat dunia pendidikan Way Kanan berduka apalagi keduanya baru saja memasuki kelas 8 atau kelas 3 SMP, untungnya keikhlasan yang tinggi ditunjukkan oleh keluarga korban sehingga keluarga korban dapat menerima permintaan damai dari keluarga pelaku.

“Mereka ini adalah kawan sekampung, dan bahkan bertetanggaan rumah di kampung saya , di mana memang korban sejak bayi sudah diasuh oleh kakeknya yang bernama Bagong sementara kedua orang tuanya sendiri tinggal di kampung Segara midar Kecamatan Blambangan Umpu ujar Embi Darwanda kepala kampung Karya Jaya Kecamatan Way tuba.,” RWK1