oleh

Kampung Neki Way Kanan Gelar Rembuk Stunting, Perkuat Komitmen Bersama Cegah Gizi BurukWay Kanan, 15

-Umum-254 Dilihat

Banjit,Radar Way Kanan.Com, – Kampung Neki, Kecamatan Banjit, Kabupaten Way Kanan menggelar Rembuk Stunting sebagai langkah proaktif dalam memperkuat sinergi pencegahan dan penanganan stunting di wilayahnya. Acara penting ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk perwakilan pimpinan Kecamatan Banjit, pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), perangkat kampung, tokoh masyarakat, serta pendamping desa, menunjukkan komitmen kolektif untuk mengatasi masalah gizi buruk.

Dalam sambutannya, Alzania, S.E., yang mewakili Camat Banjit Nasrullah Ali, S.Sos., M.M., menyampaikan apresiasi tinggi kepada pemerintah kampung atas inisiatif penyelenggaraan kegiatan tersebut.

“Rembuk stunting ini menjadi langkah krusial untuk menekan angka gizi buruk. Dengan kolaborasi yang solid antara pemerintah kampung, kader kesehatan, dan seluruh elemen masyarakat, kita yakin dapat menurunkan kasus stunting di wilayah ini secara signifikan,” ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Zulkifli, S.Ag., dari Kantor Urusan Agama (KUA) Banjit, menyoroti peran vital keluarga dalam menjaga kesehatan dan tumbuh kembang anak. “Orang tua memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan anak-anak mendapatkan gizi seimbang. Keluarga yang harmonis dan sehat adalah fondasi utama bagi lahirnya generasi yang berkualitas dan bebas stunting,” ungkapnya.

Sementara itu, Vera Hamdasari, Bidan Desa Neki, menekankan pentingnya pola asuh yang baik dan perhatian optimal dari orang tua terhadap kesehatan balita.

“Kader posyandu dan tenaga kesehatan selalu siap mendampingi keluarga. Namun, keberhasilan dalam mencegah stunting sangat bergantung pada peran aktif orang tua dalam memberikan gizi seimbang serta memantau secara rutin tumbuh kembang anak,” jelas Vera.

Menanggapi berbagai masukan dan komitmen tersebut, Ramli, Kepala Kampung Neki, dengan tegas menyatakan kesiapannya untuk mendukung penuh semua program pencegahan stunting.

“Kami di Kampung Neki berkomitmen penuh untuk menjalankan setiap program kesehatan, termasuk pemantauan tumbuh kembang anak secara berkala. Harapan terbesar kami adalah, tidak akan ada lagi anak-anak yang mengalami masalah gizi buruk di kampung tercinta ini,” tegas Ramli.

Rembuk Stunting di Kampung Neki ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang diskusi, tetapi juga mampu menghasilkan kesepakatan dan langkah konkret bersama antara pemerintah, kader kesehatan, PKH, dan seluruh masyarakat dalam upaya menurunkan prevalensi stunting, sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarga di Kampung Neki.RWK/HJR

Baca Juga