oleh

Hati hati ada gorong gorong rusak di ruas jalan Gula – Tubu

-Umum-128 Dilihat

RADARWAYKANAN.COM, Gunung Labuhan-Baru seumur Jagung Gorong di Jalan Lintas Gula-Tubu Kampung Bengkulu Rejo & Bengkulu Rusak tak berfungsi.

Belum genap satu tahun Gorong-gorong yang diduga dikerjakan oleh rekanan itu sudah amblas dan tidak difungsikan lagi, sehingga membuat aktifitas pengendara harus terganggu.

Bukan hanya itu, rusaknya dua titik Gorong-gorong tersebut juga dapat menyebabkan kecelakaan sebab tak jarang pengendara yang terperosok ke area rusaknya.

Pembangunan Gorong-gorong tersebut menjadi sorotan masyarakat sekitar sebab pembangunan nya yang diduga tidak sesuai dengan SOP sehingga Gorong-gorong cepat rusak.

“Buat Gorong-gorong itu seharusnya mengunakan U-Ditch agar dia kokoh dan tahan lama apalagi ini kan jalan Lintas Provinsi yang dilintasi pengendara dari berbagai daerah bukan hanya masyarakat Gunung Labuhan saja. Jikapun dia menggunakan U-Ditch Pemasangannya itu harusnya lebih tinggi dari jalan, bukan lebih rendah, itu akan menimbulkan banjir, air akan masuk melalui lubang lubang sisi-sisi atasnya.”jelas narasumber terpercaya Radarwaykanan.

Menurutnya, lokasi gorong-gorong itu berada tepat di Jalan Gula-Tubu dimana kendaraan yang melintasi jalan tersebut adalah kendaraan roda dua dan empat yang jelas jalan lintas Provinsi itu sangat vital, bila tidak dikerjakan dengan benar dan cepat Rusak akan membahayakan para penguna jalan yang melintas.

“di sinilah terlihat kurangnya pengawasan dari pihak-pihak yang terkait proyek ini, kami minta Dinas PUPR Provinsi Lampung segera memperbaiki Gorong-gorong ini”jelasnya.

Sementara sebelumnya Kepala Kampung Bengkulu Rejo Roni Sangratu sempat meminta Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas PU Kabupaten Way Kanan untuk segera memperbaiki rusaknya Gorong-gorong yang berada di Kampung agar dapat difungsikan kembali.

Ia mengatakan kerusakan jalan tersebut memicu banyaknya kecelakaan bagi pengendara selain itu juga terdapat gorong-gorong yang amblas dan harus segera diperbaiki.

Pihaknya telah menimbun gorong-gorong yang amblas tersebut, namun tidak memungkinkan untuk dapat dilalui apalagi ditimbun kembali.

“Iya ini gorong-gorong di dusun 2, kami meminta pemerintah provinsi melalui pemerintah segera perbaiki, sebab kalau tidak diperbaiki ditakutkan kerusakan semakin parah, gorong-gorong itu pernah kami timbun agar dapat dilalui, kalau ditimbun kembali dapat menyebabkan aliran gorong-gorong nya mampet”terang kepala kampung dua periode itu. RWK/KADARSYAH