Camat Baradatu Harapkan Pilkakam Berjalan Damai Dan Demokratis

Foto : Camat Berfoto Bersama di Acara Deklarasi Damai Pilkakam

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Berita Suara”]

Baradatu(RWK), – Camat Baradatu Desta Budi Rahayu , S.IP, menghadiri Deklarasi Damai Calon Kepala Kampung Kecamatan Baradatu yang bertempat di Aula Kecamatan Baradatu, Rabu (19/5).

Acara yang dihadiri oleh jajaran USPIKA, beberapa Pj. Kepala Kampung, serta para calon Kepala Kampung Kecamatan Baradatu tersebut, berjalan dengan mengedepankan protokol kesehatan sebagaimana mestinya.

Dalam kesempatan tersebut Desta Budi menjelaskan bahwa kegiatan Deklarasi Damai tersebut adalah komitmen bersama dalam rangkaian Pemilihan Kepala Kampung di wilayah Kecamatan Baradatu.

Foto: Deklarasi Damai Pilkakam Kecamatan Baradatu

“Keberhasilan Pilkakam ini, yang paling mempengaruhi ialah para Calon Kepala Kampungnya itu sendiri. Sejuk tidaknya susana Pilkakam ini ditentukan oleh para calon dan pendukungnya itu sendiri” jelasnya.

Baca Juga  Kapolsek Negara Batin Launching Kampung Kota Jawa Sebagai Kampung Tangguh Nusantara

Desta juga mengatakan, dalam Pilkakam yang akan datang ada dua jenis keamanan yang harus diperhatikan. Dan itu adalah aman dari keributan, dan aman dari Covid – 19.

“Walaupun kita memiliki pilihan yang berbeda, persaudaraan harus tetap kita jaga. Jangan sampai hal tersebut keributan yang bisa menyebabkan masalah besar,” terusnya.

Baca Juga  Diduga Lokasi Waterboom Jadi Tempat Bermadu Kasih

Selain itu, Desta Budi kembali mengingatkan untuk berkampanye dengan sportif. “Jangan sampai saat kampanye kalian malah menebarkan provokasi atau menjelek – jelekkan lawan kalian atau istilahnya Kampenye hitam . Sampaikan saja program yang baik dan fokus pada hal itu. Jangan juga ada tindakan kekerasan,” terangnya.

“Semoga Pilkakam nanti bisa berjalan damai, demokratis, dan menghasilkan Kepala Kampung yang hebat. Nanti kalau sudah jadi, tolong Pimpinlah suatu Kampung dengan baik. Kelola Dana Desa dengan benar. Buatlah masyarakat memilih karena Visi dan Misi, bukan karena tekanan,” tutup Desta. (RWK/Andriansyah)