UMPU SEMENGUK (RWK) — Upaya membentuk karakter dan meningkatkan kualitas pembinaan warga binaan terus dilakukan oleh Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Way Kanan. Salah satunya melalui kerja sama dengan Kementerian Agama Kabupaten Way Kanan untuk memperkuat pembinaan mental dan spiritual di lingkungan lapas.
Kolaborasi yang mulai dijalankan pada Senin (15/6) ini menjadi bagian dari komitmen Lapas Way Kanan dalam menghadirkan program pembinaan yang tidak hanya berfokus pada aspek keterampilan, tetapi juga pembangunan karakter dan kepribadian warga binaan.
Kepala Lapas Way Kanan, Riski Burhannudin, mengatakan bahwa pembinaan keagamaan memiliki peran strategis dalam proses perubahan perilaku warga binaan. Menurutnya, penguatan nilai-nilai spiritual dapat membantu warga binaan meningkatkan kesadaran moral sekaligus menjadi bekal saat kembali ke masyarakat.
“Pembinaan keagamaan merupakan salah satu sarana penting untuk membantu warga binaan memperbaiki diri dan membangun karakter yang lebih baik,” ujarnya.
Melalui kerja sama tersebut, Kemenag Way Kanan akan menghadirkan berbagai kegiatan keagamaan, mulai dari penyuluhan, bimbingan rohani, hingga pembelajaran keagamaan yang dilaksanakan secara rutin setiap hari Senin.
Program ini diharapkan mampu menanamkan nilai-nilai religius, meningkatkan kedisiplinan, serta menumbuhkan rasa tanggung jawab di kalangan warga binaan. Dengan pembinaan yang berkelanjutan, warga binaan diharapkan dapat menjalani masa pidana secara lebih produktif dan memiliki kesiapan yang lebih baik untuk kembali berperan positif di tengah masyarakat.
Langkah sinergis antara Lapas Way Kanan dan Kemenag Way Kanan ini sekaligus menjadi wujud nyata komitmen kedua instansi dalam mendukung proses rehabilitasi dan pembinaan warga binaan agar lebih optimal, humanis, dan berorientasi pada perubahan perilaku yang positif. (RWK)






