oleh

100 Hari Kerja, Candra Gunawan Fokus Konsolidasi Dan Pembinaan Aparatur

-sosial Budaya-53 Dilihat
Foto Candra Gunawan (Kiri) pasca Dilantik oleh Bupati Way Kanan Raden Adipati Surya(Tengah)

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Berita Suara”]

Gunung Labuhan-RWK, Pasca Dilantik nya Candra Gunawan sebagai kepala kampung Banjar Sakti oleh Bupati Way Kanan Raden Adipati Surya, Melalui mandat itu pula Candra Gunawan telah menjadi kepala kampung yang ke-3 Periodenya.

Kepala kampung Banjar Sakti Candra Gunawan menyampaikan telah memiliki target jangka pendek yang terbagi menjadi dua yakni internal dan eksternal. Kata Candra, target sengaja dibuat untuk dicapai dalam 100 hari pertama masa jabatannya yang ke-3 periode ini.

“Untuk target internal melakukan konsolidasi dan pembinaan untuk aparatur dalam tertib administrasi yang harus dilakukan dalam 100 hari meskipun tidak ada perubahan struktur pada saat saya menjabat sebelumnya”ungkap Candra, Jum’at (25/06).

Sementara itu, Candra mengungkapkan akan fokus untuk menyelesaikan proses pembangunan yang tentunya tetap berpacu pada Musrenbang tahun sebelumnya.

“Untuk target pembangunan kampung kita lihat dulu perencanaan pembangunan hasil musrenkam untuk kegiatan 2021″jelasnya.

Sebab,dibidang pembangu tentunya ada Standar Prosedur yang berada dalam hasil perencanaan Musrenbang kan,jikapun pada hasil musrenkam terdapat target pembangunan maka pihaknya harus berpacu pada hasil Musrenbang masyarakat yang menjadi pedoman bagi seluruh aparatur untuk mengatur teknisnya.

Cara ini dinilai efektif dan efisien bagi para aparatur, sebab selama ini Candra Gunawan menilai beberapa aparatur dengan Pejabat kepala kampung tidak berada di dalam satu sistem oleh karenanya akan dilakukan pembinaan kembali serta tertib administrasi.

Sementara untuk target eksternal, kepala kampung Banjar Sakti akan kembali membuka komunikasi dengan 20 kepala kampung se-kecamatan Gunung Labuhan sebab dari 13 kampung pada pemilihan kepala kampung terdapat 7 kepala kampung baru yang terpilih yang jauh dibandingkan petahana yang terpilih kembali,oleh sebabnya tentu ada komunikasi baru yang harus diciptakan terhadap kampung lain.(RWK/Kadarsyah)