oleh

Way Kanan Dinilai Minim Aktivitas Publik, Warga Harapkan Pemerintah Daerah Lebih Terbuka

-Umum-26 Dilihat

BLAMBANGAN UMPU (RWK) — Sejumlah warga di Kabupaten Way Kanan, Lampung, menyoroti tingkat keterlihatan aktivitas Pemerintah Daerah (Pemda) yang dinilai relatif minim dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi ini memunculkan beragam tanggapan dari masyarakat, terutama terkait transparansi program dan intensitas kegiatan publik yang dilakukan pemerintah daerah.

Beberapa warga menyebutkan bahwa kegiatan atau agenda resmi Pemda belakangan ini tidak terlalu sering terlihat di ruang publik maupun kanal informasi resmi, sehingga menimbulkan kesan adanya penurunan intensitas komunikasi pemerintahan dengan masyarakat.

“Biasanya ada kegiatan atau sosialisasi yang cukup rutin, tapi akhir-akhir ini tidak terlalu terlihat. Informasi juga tidak selalu sampai ke masyarakat,” ujar salah satu warga yang ditemui di Blambangan Umpu.

Meski demikian, hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari pihak Pemerintah Kabupaten Way Kanan terkait penilaian tersebut. Aktivitas pemerintahan secara administratif tetap berjalan sebagaimana biasanya, namun sebagian masyarakat berharap adanya peningkatan keterbukaan informasi dan keterlibatan publik dalam berbagai program daerah.

Pengamat kebijakan publik lokal menilai bahwa persepsi “pasif” atau “sepi” dalam pemerintahan daerah kerap muncul ketika komunikasi publik tidak berjalan optimal, meskipun kegiatan internal tetap berlangsung.

“Kadang bukan soal tidak ada kegiatan, tetapi soal seberapa terlihat dan terkomunikasikan kepada masyarakat,” ujarnya.

Masyarakat berharap Pemda Way Kanan dapat meningkatkan kembali intensitas komunikasi publik, baik melalui kegiatan lapangan maupun pemanfaatan media informasi digital, agar program pembangunan dan pelayanan dapat lebih dipahami secara luas oleh warga.

Situasi ini mencerminkan pentingnya transparansi dan keterbukaan informasi dalam pemerintahan daerah sebagai bagian dari upaya memperkuat kepercayaan publik. (RWK/AT)