oleh

Sekolah, Rakyat, dan Harapan: Satu Dekade SMPN 7 Banjit yang Tumbuh dari Kebersamaan

-Umum-64 Dilihat

BANJIT (RWK) – Perayaan satu dekade UPT SMPN 7 Banjit berlangsung jauh dari kesan seremonial yang kaku. Tidak ada kemegahan berlebihan, namun justru di situlah letak kekuatannya, sederhana, hangat, dan menyatu dengan kehidupan masyarakat.

Bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Kabupaten Way Kanan ke-27, halaman sekolah berubah menjadi ruang publik yang hidup. Sejak pagi, siswa, guru, orang tua, hingga warga sekitar berkumpul dalam satu irama melalui senam sehat massal. Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas fisik, melainkan ruang interaksi sosial tempat kebersamaan terbangun secara alami.

Suasana semakin semarak dengan pentas seni yang menampilkan keberanian generasi muda. Para siswa tampil percaya diri, menari, bernyanyi, dan berekspresi tanpa sekat. Di atas panggung sederhana itu, tersirat pesan kuat: pendidikan bukan hanya soal nilai akademik, tetapi juga tentang membentuk karakter dan memberi ruang bagi potensi diri.

Kegiatan market day menjadi pelengkap yang tak kalah menarik. Berbagai produk hasil karya siswa mulai dari makanan hingga kerajinan dipajang di meja-meja sederhana. Aktivitas ini mencerminkan pendekatan pembelajaran yang lebih kontekstual, di mana siswa belajar mandiri, kreatif, dan berani mencoba.

Puncak kemeriahan terjadi saat pengundian hadiah. Sorak sorai pecah ketika hadiah utama berupa seekor kambing diumumkan. Bukan semata nilainya yang menjadi sorotan, tetapi suasana kebersamaan yang tercipta hangat, spontan, dan penuh kegembiraan.

Kepala sekolah, Aan Frimadona Roza, M.Pd., memaknai perayaan ini sebagai refleksi perjalanan panjang.

“Sepuluh tahun bukan hanya tentang usia, tetapi tentang proses yang dijalani bersama dari keterbatasan hingga harapan yang terus tumbuh,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan sekolah tidak berdiri sendiri. Dukungan pemerintah, tenaga pendidik, orang tua, serta masyarakat menjadi fondasi utama dalam menjaga kualitas pendidikan.

Rangkaian kegiatan ini juga diiringi dengan ungkapan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah berkontribusi mulai dari unsur pemerintah daerah, organisasi pendidikan, tokoh masyarakat, hingga komunitas lokal. Apresiasi khusus diberikan kepada komite sekolah, dewan guru, panitia, OSIS, serta seluruh siswa yang menjadi penggerak utama kegiatan.

Lebih dari sekadar perayaan, momen ini menegaskan satu hal penting: sekolah adalah ruang hidup. Ia bukan hanya tempat belajar, tetapi juga titik temu antara harapan, kerja keras, dan kebersamaan.

Memasuki usia satu dekade, SMPN 7 Banjit tidak hanya menoleh ke belakang, tetapi juga menatap ke depan. Dengan semangat kolaborasi yang terus dijaga, sekolah ini berkomitmen untuk terus tumbuh dan berkontribusi dalam mencetak generasi unggul bagi masa depan Way Kanan.

Di halaman yang sederhana itu, harapan tumbuh pelan namun pasti menjadi pengingat bahwa masa depan selalu terbuka bagi mereka yang belajar, berusaha, dan berjalan bersama. (RWK)