SDN 2 Purwa Agung Gelar Study Tour dan Family Gathering ke Museum Lampung

RADARWAYKANAN.COM ,- Negara Batin, – Suasana berbeda dirasakan oleh Siswa/i Sekolah Dasar kelas Enam SDN 2 Purwa Agung.Sebanyak 70 anak melakukan Study Tour And Family Gathering didampingi oleh para Dewan Guru.

Kali ini, bukan untuk belajar mengajar di dalam kelas tapi study tour ke sejumlah tempat bersejarah yang telah direncanakan jauh hari.

Study tour merupakan agenda rutin yang digelar setiap akhir tahun ajaran.Dengan study tour murid diajak langsung ke lapangan untuk melihat dan mengamati sumber belajar.

Baca Juga  Berikan Rasa Aman Anggota Piket SPKT Gula Bantu Anak Sekolah Menyeberang Jalan

Pemilihan objek study disesuaikan dengan apa yang akan diamati, tentunya yang berkaitan dengan materi pelajaran di sekolah, salah satunya tempat dengan nilai historis sejarah tinggi.

Adapun manfaat dari study tour ini adalah memperkaya informasi faktual yang ada dalam buku pelajaran, mengembangkan sikap ingin tahu siswa serta menyediakan pengalaman melalui objek, tempat situasi yang tidak bisa ditampilkan di kelas. Study tour ini mengagendakan kunjungan ke Museum Lampung yang terdapat di ibu kota Bandar Lampung

Baca Juga  Tergerus Erosi,Dusun IV Kampung Karta Jaya Terancam Menghilang

Para Dewan Guru pendamping mempersiapkan sejumlah kebutuhan yang akan dibawa untuk murid selama dalam perjalanan. Parmiati Kepala sekolah SDN 2 Purwa Agung turut bangga ketika menyaksikan Antusias siswa /i ketika rombongan sampai ke tempat tujuan pertama yakni Museum Lampung. Para murid kemudian diajak berkeliling untuk mengamati benda-benda benda bersejarah yang terdapat pada musium tersebut.

Baca Juga  Pemerintah kampung Srimulyo dan Tim Dosen Unila adakan penyuluhan Pertanian

“Study Tour kali ini selain sebagai sarana rekreasi juga untuk menambah ilmu pengetahuan siswa mengenai sejarah Lampung. Maka dari itu, kunjungan utama kami yaitu museum Lampung, tempat dimana barang bersejarah ataupun keterangan-keterangan mengenai cerita masa lampau mengenai barang-barang peninggalan sejarah yang ada di Lampung,” ujar Parmiati.

RWK/JONI