Radar Waykanan.Com, Negeri Besar (RWK),- Petani di Kecamatan Negeri Besar kembali keluhkan kelangkaan dan tingginya harga pupuk subsidi yang tersedia.
Gito salah seorang petani di Negeri Jaya, menyampaikan sawahnya mengalami keterlambatan pemupupukan karena harga pupuk yang mahal. Padahal padi yang dia tanam sudah masuk bulan pemupukan yang kedua .
“Harusnya di bulan pertama sudah dipupuk pertama kali, lalu akan di pupuk lagi di bulan kedua . Ini sudah masuk bulan kedua, tapi belum dipupuk sama sekali,” jelasnya.
Hal ini disebabkan oleh langka dan tingginya harga pupuk subsidi dipasaran. Dirinya menjelaskan, petani membeli pupuk subsidi dengan harga 340 Ribu dalam satu kwintalnya jenis Phonska dan Urea.
Dirinya berharap pemerintah kiranya lebih memperhatikan nasib petani kecil seperti dirinya.
“kalau harga pupuk mahal dan seimbang dengan nilai jual gabah ketika panen ya ngak apa-apa, ini kadang ketika panen harga gabah perkwintalnya kisaran harga 450 ribu sampai 500 ribu.”jelasnya RWK JONI












