oleh

PJ Kakam Bukit Gemuruh Bentuk KWT Pertama di Kampung

-Way Kanan-101 Dilihat

RADARWAYKANAN – Kelompok Wanita Tani merupakan wadah bagi masyarakat, khususnya kaum wanita untuk mengelola serta mengekspresikan berbagai pemikiran dibidang pertanian serta sebagai sarana memperoleh ilmu pengetahuan dan wawasan bagi anggota kelompok,itulah yang dilakukan Pemerintah Kampung Bukit Gemuruh, memfasilitasi Pembentukan Kelompok Wanita Tani (KWT) ,(17/1)

Dalam agenda tersebut juga turut dihadiri oleh UPT Pertanian Kecamatan Way Tuba, Balai Penyuluhan Pertanian (BPP Way Tuba), Gapoktan, Posluhdes, serta seluruh Kepala Dusun

Yayu Suhaesti selaku PJ Kepala Kampung Bukit Gemuruh, mengatakan jika agenda ini merupakan kelanjutan dari musyawarah yang telah dilakukan beberapa waktu lalu oleh para ibu-ibu calon pengurus dan anggota KWT tersebut. Sehingga sudah tersusun struktur kepengurusan yakni Sulistiani sebagai Ketua, Novi Rulnikmah sebagai Sekretaris, dan Mulyana sebagai Bendahara.

“Kami selaku Pemerintah Kampung Bukit Gemuruh mendukung terbentuknya KWT Ini. Kalau tidak salah ini merupakan KWT yang pertama di Kampung ini, jadi saya berharap program-programnya bisa berjalan, aktif dan ikut bersinergi dengan kampung untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga,” ujar alumnus Fakultas Pertanian Unila tersebut.

Kepala UPT Pertanian Way Tuba yang diwakili oleh Arfi Kalingga menyebutkan jika KWT memiliki beberapa fungsi diantaranya untuk memanfaatkan sumber daya alam serta menciptakan lapangan kerja dan keterampilan usaha. “Selain itu juga menambah nilai jual dan nilai estetika produk pertanian serta menambah penghasilan bagi para anggota,” tambahnya.

Koordinator Penyuluh Pertanian Way Tuba Indah Deryanne menjelaskan untuk selanjutnya KWT ini akan didaftarkan kedalam database Sistem Informasi Manajemen Penyuluhan Pertanian (SIMLUHTAN). “Tapi sebelum itu saya mau lihat selama tiga bulan kedepan, untuk memastikan bahwa KWT ini memang aktif dan berjalan” imbuhnya.

Sesuai dengan kesepakatan KWT yang terbentuk ini bernama KWT Gemuruh Permai. Ketua KWT Gemuruh Permai, Sulistiani mengatakan untuk tahap awal mereka akan memproduksi keripik pisang. “Karena Kampung Bukit Gemuruh memiliki potensi tanaman pisang yang berlimpah. Jadi kami memiliki ide untuk mengolahnya menjadi keripik pisang,” pungkasnya.RWK