oleh

PGRI Way Kanan Perkuat Kompetensi Guru, Dorong Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran

-Umum-24 Dilihat

BLAMBANGAN UMPU (RWK) – Sekretaris Daerah Kabupaten Way Kanan sekaligus Ketua PGRI Way Kanan, Machiavelli Herman Tarmizi, mendorong para guru beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.

Hal itu disampaikan Velli saat menghadiri Konferensi Kerja Kabupaten (Konkerkab) II PGRI Way Kanan di Ruang Buway Pemuka Pengiran Tuha, Kamis (29/10).

Dalam kegiatan tersebut, PGRI Way Kanan juga menggelar webinar gratis bertema “Pembelajaran Abad 21: Kreasi Tanpa Batas (Canva & AI untuk Kelas Interaktif)”.

Velli menilai pemanfaatan Canva dan AI membuka peluang bagi guru untuk mengembangkan media pembelajaran yang kreatif, menarik, dan interaktif. Teknologi dapat membantu penyusunan bahan ajar hingga perancangan aktivitas belajar sesuai kebutuhan peserta didik.

Namun, ia menegaskan teknologi tetap sebatas alat bantu. Peran guru sebagai pendidik, pembimbing, teladan, dan pembentuk karakter tidak dapat tergantikan.

“Saya mengajak seluruh guru untuk terus belajar, berani mencoba hal baru, dan memanfaatkan teknologi secara bijak serta bertanggung jawab. Jangan takut berubah, jangan berhenti berinovasi,” ujarnya.

Selain peningkatan kompetensi, Velli berharap Konkerkab II menjadi momentum memperkuat soliditas organisasi, mengevaluasi program kerja, serta merumuskan langkah strategis untuk menjawab tantangan profesi guru.

Menurutnya, PGRI harus menjadi wadah perjuangan yang mampu menampung aspirasi, meningkatkan kompetensi, serta memperjuangkan perlindungan dan kesejahteraan guru.

Ia juga meminta seluruh pengurus dan anggota PGRI, dari tingkat kabupaten hingga ranting, menjaga persatuan dan mengutamakan kepentingan organisasi. Program kerja yang dihasilkan, lanjutnya, harus realistis, terukur, dan diwujudkan melalui kerja nyata.

“Jangan sampai keputusan hanya menjadi dokumen, tetapi harus dilaksanakan melalui tanggung jawab dan evaluasi berkelanjutan,” tegasnya.

Velli berharap penguatan organisasi profesi dan peningkatan kualitas guru dapat berjalan beriringan dengan upaya pemerintah daerah dalam memajukan pendidikan di Way Kanan.

Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, organisasi profesi, satuan pendidikan, guru, dan masyarakat untuk menyiapkan generasi yang cerdas, berkarakter, kreatif, serta mampu menghadapi perkembangan zaman.

Webinar tersebut secara resmi dibuka oleh Velli. Sementara itu, Konkerkab II PGRI Way Kanan diharapkan menghasilkan program kerja yang bermanfaat bagi organisasi, guru, dan peningkatan mutu pendidikan daerah. (RWK/AT)