Kampung Sri Numpi Bagikan Beras Bantuan PPKM Dari Kemensos

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Berita Suara”]

Bumi Agung (RWK),– Diketahui sebanyak 80 keluarga penerima manfaat BPNT terima Pembagian Bantuan Beras Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat(BB-PPKM).

Supriyadi , Kakam Sri Nupi secara simbolis mendistribusikan (BB-PPKM) untuk Keluarga Penerima Manfaat sebanyak 80 KPM bantuan tersebut dipusatkan di kantor kampung Setempat dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, Kamis (19/08).

“Giat hari ini panyaluran bansos beras PPKM bantuan non PKH sebanyak 80 KPM semoga bermanfaat , kami ucapkan terima kasih yg sebanyak2nya kepada pemda dan dinas sosial yang telah memberi bansos berupa beras untuk kampung Sri numpi tutur supri

Baca Juga  Obligasi Rekap BLBI Bangkrutkan Negara, Pansus BLBI DPD RI Akan Panggil Pemerintah dan Obligor

Dirinya mengaku dengan adanya bantuan beras PPKM dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian Sosial (Kemensos) yang didistribusikan melalui bolok yersebut untuk Penerima Tentunya sangat membantu, terlebih lagi di tengah pandemi Covid-19 yang belum berakhir serta ada penerapan PPKM.

“Kita berharap bantuan beras PPKM ini bisa membantu meringankan beban KPM untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, terlebih ditengah pandemi Covid-19 ini,” papar nya.

Baca Juga  TP PKK Lampung Gelar Pembinaan Atasi Covid di Way Kanan

Lebih lanjut dirinya mengatakan bantuan beras PPKM di kampung Sri Numpi untuk KPM penerima.Bpnt yang mulai didistribusikan oleh Pemerintah kampung mencapai 800 Kilogram (Kg) untuk 80 KPM dengan rincian setiap KPM menerima sebanyak 10 Kg beras bantuan.

“Kita sangat mendukung adanya bantuan beras PPKM itu. Diharapkan dalam pendistribusiannya ini dapat berjalan tertib dan tidak ada kendala,” katanya.

Baca Juga  Rumilah Ketua TP PKK Gunung Baru Berikan Sembako Untuk Lansia

Dirinya juga minta kepada masyarakat agar dapat membantu dan mendukung pelaksanaan PPKM tersebut dengan cara-cara yang telah ditentukan. Tetap memperhatikan protokol kesehatan, memakai masker, mencuci tangan menggunakan sabun, menjaga jarak maupun menghindari kerumunan.

“Kita berharap penerapan protokol kesehatan itu bisa lebih diperketat dalam pelaksaan PPKM sebagai upaya untuk mencegah penularan Covid-19,” tandasnya. (RWK/Anta)