oleh

Pemkab Way Kanan Himbau warga gunakan Masker saat keluar rumah

-Umum-29 Dilihat

RADARWAYKANAN.COM. BLAMBANGAN UMPU- Abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau dilaporkan menyebar hingga Kabupaten Way Kanan. BPBD mengimbau warga menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan.

“Kabupaten Way Kanan terdapat debu vulkanik, tetapi hanya tipis-tipis saja, dan hal ini tidak berdampak pada aktivitas masyarakat” kata Plt Kalak BPBD Supriyanto S.AN, saat di hubungi Radarwaykanan.com, Senin (7/9/2026).

Anto sapaan akrabnya meminta warga melindungi diri dari dampak abu vulkanik, terutama bagi anak, lansia dan kelompok rentan lainnya. Dia mengimbau agar menggunakan masker jika beraktivitas di luar ruangan.

“Untuk melindungi diri dan keluarga, lakukan langkah-langkah di antaranya gunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan sebagaimana langkah yang telah di ambil Bupati Way Kanan dengan memberikan Himbauan. Lalu, lindungi mata dengan kacamata pelindung dan sebisa mungkin kurangi aktivitas di luar rumah, serta tutup pintu dan jendela. Bersihkan lingkungan dengan hati-hati dan hindari menghirup debu,” katanya.

Masih kata Supriyanto, sebaran abu vulkanik terdeteksi sampai di 3 Kecamatan yakni Baradatu, Banjir dan Kasui yang mana berdasarkan pantauan Radarwaykanan.com abu vulkanik juga tersebar di Kecamatan Gunung Labuhan.

Diketahui dampak abu Vulkanik dapat mengganggu sistem pernapasan sehingga menimbulkan ISPA, asma dan bronkitis. Selain itu, abu vulkanik juga mengakibatkan iritasi pada mata dan kulit, hingga merusak tanaman.

“Saat ini aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau masih terpantau memunculkan debu abu vulkanik yang dapat terbawa angin ke wilayah kita Way Kanan Mari tetap tenang, namun jangan lengah,” kata Anto.

Selain itu, pihaknya bekerja sama dengan Damkar Kabupaten Way Kanan dan juga unsur TNI/Polri mengambil langkah penyiraman tepi-tepi jalan yang berdebu.

Sejauh ini belum ditemukan adanya laporan mengenai dampak abu Vulkanik terkait kesehatan masyarakat baik flu, sesak nafas maupun iritasi pada mata dan Kulit.

Untuk di Ketahui, Dampak abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau mencakup gangguan kesehatan serius pada saluran pernapasan, mata, dan kulit, serta hambatan pada aktivitas transportasi dan pendidikan di wilayah terdampak.

Dampak Utama Abu Vulkanik bagi Kesehatan.
Pernapasan: Partikel halus dan silika abrasif dalam abu dapat menyebabkan batuk, iritasi tenggorokan, sesak napas, hingga memperberat kondisi asma dan bronkitis.

Iritasi Mata dan Kulit: Kontak langsung dengan debu vulkanik memicu mata perih, kemerahan, gangguan penglihatan, serta kulit gatal-gatal.

Penerbangan: Sebaran abu yang meluas hingga beberapa provinsi menyebabkan penutupan sementara sejumlah bandara demi keselamatan penerbangan termasuk Kabupaten Way Kanan Sendiri.

Publik dan Pendidikan: Pemerintah daerah seperti di Provinsi Lampung memberlakukan sistem Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dan mengimbau warga membatasi aktivitas luar ruangan. (RWK/Kadarsyah).