oleh

Kok Bisa Gitu Ya ! PNS Main Proyek

-Way Kanan-114 Dilihat

RADARWAYKANAN,.- Belum reda kehebohan atas dugaan kecurangan KPU Way Kanan dalam perekrutan badan adhoc ( PPK red ), masyarakat kembali dikejutkan dengan adanya dugaan kecurangan yang dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum Way Kanan yang ditengarai mengerjakan sendiri beberapa proyek dengan menggunakan tangan orang lain atau rekanan dengan iming imiming si rekanan juga mendapatkan proyek dan bahkan terdapat pula oknum konsultan yang diduga mengadali Kelompok swadaya masyarakat (KSM).

“ sebenarnya persoalan ini sudah sejak lama, dan seperti tembok es sama dengan informasi rekanan yang akan mendapatkan proyek harus mensetor fee terlebih dahulu kepada Dinas kalau mau mendapatkan proyek, namun untuk pembuktiannya sangat sulit, nah kali ini kita memiliki data kalau ternyata banyak kalau memang banyak proyek di PU yang du Kangkangi mereka sendiri ( pegawai PU red ), tetapi menggunakan nama orang lain, contohnya Pembangunan Tangki Septik Komunal (TSK) di Kampung Karang Lantang Kecamatan Kasui, diduga hanya diperalat oleh Oknum yang Mengaku Konsultan, dan terindikasi Dinas PUPR Waykanan Kongkalingkong terlibat pula disitu,” ujar W, Novandra dari LSM EMPPATI RI.

Menurutnya Proyek pembangunan dengan pagu Anggaran Rp.480 juta dengan metode swakelola tersebut diduga sarat masalah, karena hasil pemantauannya beberapa waktu lalu hingga diakhir Desember 2022, progres pengerjaan masih banyak belum terselesaikan, sambungan rumah belum terselesaikan, padahal waktu pengerjaan sampai akhir November (Awal Mei-Akhir November). Bahkan diperparah dalam Pekerjaan Swakelola itu disinyalir dipihak ketigakan atau dikerjakan oleh pihak lain diluar KSM yang telah dibentuk.

Dugaan bermasalahnya pembangunan septi Tank tersebut juga tersirat dari pengakuan ketua KSM, Riyani dan Bendahara KSM, Khairulin pada Media yang menyatakan mereka hanya gambil dana di bank sampai diluar Bank, uang diambil oleh orang lain

“ Semestinya kami yang mencairkan , kami yang mengerjakan, tetapi dalam hal ini, kami kerja hanya upahan,” kata Ketua dan Bendahara KSM, seraya menerangkan kalau yang ,mengambil uang dan mengerjakan proyek tersebut adalah orang yang mengaku sebahgai Komnsultan dari dinas PU Way Kanan.

Selain sistem swakelola yang diduga tidak sesuai prosedur, juga terindikasi adanya manipulasi data dokumen pelaporan. Hingga akhir Desember 2022, proses PHO yang bersumber dari APBD Kabupaten Waykanan itu harusnya sudah selesai, Namun tidak dengan Pembangunan Tangki Septik Komunal Kampung Karang Lantang, hingga hari ini belum terselesaikan 100%, fisik pekerjaan diduga dikerjakan asal jadi, pipa menhol tidak menggunakan pipa Galpanis serta pipa distribusi dan pemasangan terkesan asal- asalan, tidak merujuk pada juklak juknis tidak memenuhi standar SNI yang berlaku.

Begitupun dengan pemasangan Tengki, juga dikerjakan asal- asalan dengan tidak adanya saluran pembuangan yang dapat berfungsi.

Hal yang menjadi pertanyaan, mengapa bisa dilakukan PHO (Finishing) jika pekerjaan belum terselesaikan 100%.Sampai berita ini diterbitkan, pihak dinas PUPR belum tidak dapat dikomfirmasi.
Terkait temuan LSM EMPPATI lainnya dengan lugas W, Novandra, menerangkan Perehapan Kantor Dinas Pekerjaan umum Way Kanan, seniali Rp 500 juta juga dididuga dikerjakan oleh seorang Kabid di Dinas tersebut, sama halnya dengan pembangunan jalan dari Kampung Negeri Baru ( SP 4 Umpu Semenguk menuju Kampung Simpang 3 Rebang tangkas senilai Rp 6 Miliar juga diduga di ketrjakan oleh Kabid di Dinas PU Way kanan dengaan menggunakan nama orang lain, sebagai tameng.

“ Pantas saja banyak pekerjaan pembangunan di Way Kanan ini yang amburadul tetapi tidak ada yang nyangkut di penegak hukumn, karena para pemiliknya diduga para pemangku kepentingan itu sendiri, dan bahkan banyak proyek yang dikatakan dimilkiki oleh orang tinggi di awan, jadi mana ada yang turun ke lapangan mereka saendiri pemiliknya. ujar W Novandra,

Terpisah salah satu narasumber terpercaya Radar menyampaikan ke heranannya karena mendapatkan info justru yang banyak memegang kendali di PU Way kanan tersebut 2 orang Kabid, bukan Kadis PU.
“ Inpo yang saya terima itu 2 Kabid itu pegang peranan, banyak paket punya mereka yang di kerjakan orang lain, salah satu nya ya paket perbaikan Kantor Dinas PU dan jalan dari Simpang 4 ke Rebang tangkas itu,” ujar Sumber terpercaya Radar tersebut.Sayangnya hingga berita ini ditulis Edwin bavur Kadis PU Way Kanan belum dapat dikonfirmasi, SAH

Baca Juga