Blambangan Umpu,RadarWayKanan.Com– Maraknya peredaran narkoba di Kabupaten Way Kanan yang belakangan memakan korban jiwa akibat dugaan overdosis, mendapat sorotan tajam dari DPD Gerakan Nasional Anti Narkotika/GRANAT Kabupaten Way Kanan.
Ketua DPD GRANAT Way Kanan, yang juga Sekdakab WayvKanan, Michaelvelly HT., S.STP.M.Si., menyatakan keprihatinan mendalam atas kondisi tersebut. Menurutnya, jatuhnya korban jiwa harus menjadi alarm bahaya bagi seluruh elemen daerah.
“Sebagai putra daerah, saya sangat prihatin. Narkoba sudah merenggut nyawa anak bangsa di Way Kanan. Ini bukan lagi persoalan biasa, tapi sudah darurat. Kalau kita terlambat, korban berikutnya bisa keluarga kita sendiri,” tegas Michaelvelly HT., Sabtu (31/5/2026).
Ia mendesak BNN Kabupaten Way Kanan dan Polres Way Kanan untuk meningkatkan intensitas penindakan. Pembersihan yg bandar, pemetaan jaringan, hingga operasi gabungan harus dilakukan tanpa kompromi.
“Jangan hanya kejar pengguna di lapangan. Sikat bandar dan pengedarnya. Putus mata rantainya sampai ke akar. Penindakan harus berani, cepat, dan transparan agar ada efek jera,” ujarnya.
Selain penindakan, Michaelvelly HT juga menekankan pentingnya pencegahan melalui edukasi. Ia mendorong pemerintah daerah, sekolah, kampus, dan tokoh masyarakat menguatkan program sosialisasi bahaya narkoba sampai ke tingkat desa dan dusun.
GRANAT Way Kanan menyatakan siap bersinergi penuh dengan aparat, pemerintah, dan masyarakat. Organisasi ini akan aktif melakukan kampanye anti narkoba serta mendampingi korban dan keluarga untuk proses rehabilitasi.
“Way Kanan harus kita selamatkan bersama. Lawan narkoba, selamatkan generasi. GRANAT Way Kanan siap berada di garda terdepan,” pungkasnya. ( RWKI).












