oleh

Warga Gunung Sangkaran Keluhkan bantuan yang “Tidak Tepat Sasaran,”

-Umum-58 Dilihat

Blambangan Umpu, RadarWayKanan,Com,– Pendistribusian bantuan diduga tidak tepat sasaran kembali terjadi Susmadewi, seorang ibu rumah tangga di Kampung Gunung Sangkaran, Kecamatan Blambangan Umpu, Kabupaten Way Kanan, mengeluhkan tidak mendapatkan bantuan beras dan minyak dari pemerintah, meski tinggal sendiri di kampung tersebut.

Menurut keterangan warga, Susmadewi telah lama berdomisili di Gunung Sangkaran dan hidup seorang diri. Namun, saat pembagian bantuan sembako berlangsung, namanya tidak tercantum sebagai penerima.

“Dia tinggal sendiri di sini sudah lama. Pas ada pembagian beras dan minyak, kok namanya tidak ada. Padahal tetangganya yang baru pindah dari Bengkulu malah dapat,” ujar salah satu warga, Jumat 22 mei 2026.

Warga menduga ada ketidaksesuaian data penerima bantuan. Mereka menilai pendataan ulang perlu dilakukan agar bantuan tepat sasaran dan tidak menimbulkan kecemburuan sosial di lingkungan kampung.

Tamrin,Kadus Dusun tiga saat dimintai keterangan mangatakan, sebenar nya yang melakukan pendataan itu RT nya,namun kami akan coba Carikan solusi mencari data warga yang sudah meninggal atau pindah domisili agar biasa kami alihkan ke saudari susmadewi.

“iya tadi ibu susmadewi sudah telfon saya dan sudah saya jelaskan mungkin tidak masuk dalam pendataan atau data nya selip, tapi nanti akan coba saya cari, kalau tidak ada akan kami Carikan solusi menggantikan warga yang sudah meninggal dunia atau warga yang sudah pindah domisili ” jelas tamein.

Kejadian ini menambah daftar keluhan warga di sejumlah daerah terkait distribusi bantuan sosial yang dinilai belum merata.Warga berharap pemerintah kampung dan Dinas Sosial Kabupaten Way Kanan segera melakukan verifikasi data penerima, agar warga yang benar-benar membutuhkan, termasuk yang hidup sendiri seperti Susmadewi, tidak terlewat dari daftar bantuan.

Pemerintah sebelumnya telah menegaskan bahwa bantuan sosial ditujukan bagi warga yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial dan memenuhi kriteria kemiskinan serta kerentanan.

disini peran serta aparatur kampung sangat di butuhkan ketelitian dalam pendataan warga yang benar-benar layak mendapatkan bantuan.

Mirisnya ketidak sesuaian data penerima bantuan atau tidak tepat sasarannya program bantuan pemerintah tersebut bukan hanya terjadi Kampung Gunung Sangjaran saja melainkan hampir semua kampung memiliki problem yang sama dan bahkan diduga banyak bantuan yang tumpang tindih termasuk terdapat aparat kampung yang mendapatkan program pemerintah. ((RWK/RLS)