oleh

ITERA dan Big lakukan Penetapan Batas Desa Kecamatan Negeri Agung

-Umum-173 Dilihat

Negeri Agung (RWK), – Tenaga ahli pemetaan batas desa/kampung Institut Teknologi Sumatera (ITERA) berkeja sama dengan BIG melakukan penetapan dan penegasan batas desa /kampung yang ada di kecamatan negeri agung Kabupaten Way Kanan, Senin (4/7).

Nampak Hadir dalam acara, Tenaga ahli pemetaan batas desa/kampung Institut Teknologi Sumatera (ITERA) Ilyas, Koordinator pemetaan batas desa Jihad, Yovi dan Ronaldo, Camat Negeri Agung Hepi Haryanto,S.E, Sekertaris Camat Negeri Agung Ahmad Sadikul Usna,S.E, beserta seluruh kepala kampung se-kecamatan Negeri Agung.

“Pemetaan batas kampung yang merupakan implementasi dari UU No. 4 Tahun 2011 tentang Informasi Geospasial dan UU No. 6 Tahun 2014 tentang Desa. Pemerintah juga telah mengamanatkan kepada Pemerintah desa untuk melaksanakan penetapan dan penegasan batas desa sebagaimana diamanatkan dalam Permendagri No. 114 Tahun 2014 tenang Pedoman Pembangunan desa. Dan Presiden RI juga telah memeritahkan kepada Gubernur dan Bupati/Walikota seluruh Indonesia untuk melakukan percepatan pelaksanaan kebijakan satu peta dalam Perpres RI No. 23 Tahun 2021. Dimana dalam rangka melakukan upaya percepatan penyelesaian batas Kampung di wilayah Kabupaten Way Kanan, maka diselenggarakan Penelusuran dan Penegasan Batas Kampung melalui anggaran Dana Desa.”ujar Ilyas Tenaga ahli pemetaan batas desa/kampung Institut Teknologi Sumatera (ITERA)

Dalam pada itu, dengan melakukan pengumpulan dan penelitian dokumen, pemilihan peta dasar, pelacakan batas Kampung, musyawarah Kampung, membuat berita acara kesepakatan, sebagai bahan untuk memetakan dan menegaskan batas wilayah Kampung dalam bentuk Peta wilayah Kampung yang ditetapkan dengan Peraturan Bupati. Dengan tujuan mendukung upaya percepatan Penetapan dan Penegasan Batas Kampung di Kabupaten Way Kanan sehingga dapat memberikan kejelasan dan kepastian hukum atas batas wilayah Kampung yang memenuhi aspek teknis dan yuridis.

“Untuk penentuan batas kampung kita memakai tiga cara, yakni dengan gambar citra satelit di tambah data dari BIG serta ditambah lagi kesempatan kedua belah pihak kampung yang berbatasan, untuk rencana nya sendiri mulai besok kita sudah mulai turun ke lapangan dengan start dari kampung Pulau Batu.”imbuhnya
Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab.(RWK/Alba).