Banjit Radar Waykanan.com,– Ibu- ibu PKK dusun 12 kampung Bonglai menanam sayur-sayuran seperti terong, bayam dan cabe untuk membantu perekonomian keluarga.
Dalam rangka mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat kampung Bonglai bebas stunting, Ibu-ibu PKK bersama melakukan penanaman bibit sayuran memanfaatkan lahan pekarangan rumah yang kosong atau belum di pakai.
Penanaman bibit sayuran tersebut diikuti ibu-ibu anggota Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) kampung Bonglai Kecamatan Banjit kabupaten Waykanan.
Kegiatan ini merupakan bentuk nyata dukungan Pemerintah Kampung serta implementasi program terhadap upaya peningkatan kualitas gizi masyarakat yang telah diatur dalam peraturan Menteri Kesehatan nomor 23 tahun 2014 tentang upaya perbaikan gizi.
Iwan Setiawan SH kepala kampung Bonglai menuturkan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan status gizi masyarakat terutama gizi pada bayi yang ada di Bonglai, sekaligus mendukung program Kabupaten Waykanan bebas stunting.
“Stunting itu merupakan kondisi di mana tinggi badan seseorang jauh lebih pendek dibandingkan tinggi badan orang seusianya. Penyebabnya bisa karena kekurangan gizi kronis sejak bayi dalam kandungan. Melalui program ini kami harapkan kebutuhan gizi masyarakat dapat tercukupi,”ujarnya.
Kepala kampung Bonglai menambahkan, kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan peran masyarakat, keluarga, dan seluruh anggota masyarakat dalam mewujudkan perilaku gizi baik dan benar.
Selain untuk meningkatkan gizi masyarakat, penanaman sayuran yang siap jual tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan pendapatan anggota Kelompok yang sebagian besar juga dari ibu-ibu PKK.
Jenis bibit sayuran yang ditanam merupakan sayuran yang cocok ditanam di daerah pegunungan yang notabene memiliki suhu cukup tinggi, diantaranya bibit bayam, terong, cabai, kacang hijau dan beberapa jenis kacang yang lainnya.
RWK HABIBI ADI PUTRA












