oleh

Hadapi Cuaca Ekstrem, Kepala Dinas Kesehatan Way Kanan Imbau Warga Jaga Kesehatan dan Waspada Penyakit Musiman

-Umum-32 Dilihat

BLAMBANGAN UMPU (RWK) – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Way Kanan, Hj. Srikandi, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem yang belakangan melanda wilayah Way Kanan. Perubahan cuaca yang tidak menentu, dari terik matahari yang menyengat hingga hujan lebat dalam waktu singkat, dinilai berpotensi memicu berbagai gangguan kesehatan.

Menurut Srikandi, kondisi cuaca seperti ini dapat menurunkan daya tahan tubuh apabila masyarakat tidak menjaga pola hidup sehat. Oleh karena itu, ia mengajak masyarakat untuk menerapkan langkah-langkah pencegahan agar tetap sehat dan bugar saat beraktivitas.

“Kami mengimbau masyarakat agar selalu menjaga kondisi tubuh dengan memenuhi kebutuhan cairan, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, serta mengatur waktu beraktivitas di luar ruangan, terutama saat cuaca sedang sangat panas,” ujarnya.

Ia menjelaskan, masyarakat dianjurkan mengonsumsi air putih sekitar 2–3 liter per hari meskipun tidak merasa haus. Bagi warga yang banyak beraktivitas di luar ruangan, disarankan membawa tumbler dan minuman elektrolit untuk membantu mengganti cairan tubuh yang hilang akibat panas.

Selain itu, konsumsi sayur dan buah yang kaya vitamin C seperti jeruk, jambu, dan pepaya juga dianjurkan untuk membantu menjaga daya tahan tubuh. Asupan protein yang cukup juga penting, sementara makanan tinggi lemak seperti gorengan dan santan sebaiknya dikurangi saat siang hari karena dapat membuat tubuh lebih mudah lemas dan haus.

Srikandi juga mengingatkan masyarakat untuk membatasi aktivitas di bawah terik matahari, terutama pada pukul 10.00 hingga 15.00 WIB. Jika harus beraktivitas di luar, gunakan pelindung seperti topi, payung, atau pakaian berlengan panjang berbahan ringan, serta pastikan waktu istirahat dan tidur tetap tercukupi.

Dinas Kesehatan juga mengingatkan bahwa musim peralihan menjadi periode yang rawan terhadap berbagai penyakit, seperti demam berdarah dengue (DBD), influenza, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), diare, hingga dehidrasi. Karena itu, masyarakat diminta menjaga kebersihan lingkungan, memberantas sarang nyamuk, serta membiasakan mencuci tangan dengan sabun.

Lebih lanjut, Srikandi mengimbau masyarakat untuk menghindari kebiasaan yang dapat memperburuk kondisi tubuh saat cuaca ekstrem, seperti mengonsumsi minuman berkafein secara berlebihan ketika kepanasan, melewatkan waktu makan, maupun langsung mandi dengan air dingin setelah kehujanan atau terpapar panas matahari dalam waktu lama.

“Apabila mengalami gejala seperti demam, mual, pusing, atau lemas yang berkepanjangan, jangan diabaikan. Segera beristirahat dan memeriksakan diri ke puskesmas atau fasilitas pelayanan kesehatan terdekat agar mendapatkan penanganan sedini mungkin,” tegasnya.

Melalui imbauan tersebut, Dinas Kesehatan Kabupaten Way Kanan berharap masyarakat dapat lebih peduli terhadap kondisi kesehatannya sehingga risiko penyakit akibat cuaca ekstrem dapat diminimalkan. (RWK/AT)