oleh

DPC Y.GANN Way Kanan Serukan Perang Melawan Narkoba, Apresiasi Penggagalan Penyelundupan 3,37 Ton Ganja

-Umum-25 Dilihat

BLAMBANGAN UMPU (RWK) – Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026 menjadi momentum untuk kembali memperkuat komitmen bersama dalam memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Semangat tersebut juga digaungkan oleh Ketua Dewan Pimpinan Cabang Yayasan Gugus Antisipasi Narkotika Nusantara (DPC Y.GANN) Way Kanan, Habibi Fawaz, SE, yang juga dikenal dengan gelar Prabu Benawa.

Dalam keterangannya, Habibi menegaskan bahwa perang melawan narkoba tidak dapat dilakukan oleh aparat penegak hukum semata, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, HANI merupakan pengingat penting bahwa penyalahgunaan narkotika masih menjadi ancaman serius bagi masa depan generasi bangsa.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Badan Narkotika Nasional (BNN) RI, Kepolisian Republik Indonesia, dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai atas keberhasilan menggagalkan penyelundupan sekitar 3,37 ton ganja yang diperkirakan bernilai Rp4,5 triliun.

“Keberhasilan tersebut merupakan langkah nyata dalam menyelamatkan lebih dari 10 juta jiwa masyarakat Indonesia dari ancaman bahaya narkoba. Ini adalah bukti bahwa sinergi antarlembaga mampu memberikan dampak besar dalam melindungi generasi penerus bangsa,” ujar Habibi.

Habibi juga mengajak seluruh masyarakat, khususnya di Provinsi Lampung, untuk terus memperkuat kesadaran akan bahaya narkotika serta bersama-sama menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan bebas dari penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkoba.

Menurutnya, cita-cita mewujudkan Lampung Bersinar (Bersih Narkoba) merupakan bagian dari kontribusi daerah dalam mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.

Mengakhiri pesannya, Habibi kembali menggaungkan semangat “War on Drugs for Humanity”, sebagai ajakan kepada seluruh lapisan masyarakat untuk terus bersatu melawan narkoba demi menyelamatkan masa depan bangsa. (RWK/AT)