oleh

Bupati Way Kanan Terima Audiensi HKBP, Bahas Peringatan HUT ke-6 Distrik XXXII Lampung

-Umum-42 Dilihat

BLAMBANGAN UMPU (RWK) – Bupati Way Kanan, Ayu Asalasiyah, menerima audiensi jajaran Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) di Ruang Kerja Bupati Way Kanan, Selasa (23/6). Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus pembahasan rencana peringatan Pesta Tahun Transformasi HKBP dan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-6 HKBP Distrik XXXII Lampung.

Dalam kesempatan tersebut, pihak HKBP menyampaikan rencana pelaksanaan Pesta Tahun Transformasi HKBP dan HUT ke-6 HKBP Distrik XXXII Lampung yang akan digelar pada 22 Agustus 2026 di Gedung Adora, Kabupaten Pesawaran.

Selain menyampaikan agenda kegiatan, pengurus HKBP juga mengundang Bupati Way Kanan untuk dapat hadir pada perayaan tersebut. Mereka menjelaskan bahwa acara tersebut akan menjadi momentum untuk memberikan apresiasi kepada seluruh kepala daerah di Provinsi Lampung yang dinilai berhasil menjaga dan membangun keharmonisan antarumat beragama di wilayah masing-masing.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Way Kanan menyambut baik rencana kegiatan yang disampaikan oleh jajaran HKBP. Ia mengapresiasi peran organisasi keagamaan yang selama ini turut menjaga kondusivitas dan kerukunan di tengah masyarakat.

“Saya sangat senang dan berterima kasih bisa bertemu dengan bapak dan ibu yang hadir pada hari ini,” ujar Bupati.

Menurutnya, terciptanya suasana aman dan tenteram di suatu daerah tidak lepas dari peran seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi keagamaan yang terus membangun komunikasi dan persatuan.

“Mustahil sebuah daerah bisa aman dan damai jika tidak dimulai dari kita sendiri. Organisasi umat beragama memiliki peran penting dalam menjaga kebersamaan dan toleransi,” katanya.

Ayu juga menyampaikan rasa syukur karena masyarakat lintas agama di Kabupaten Way Kanan selama ini dapat dibina dengan baik sehingga kehidupan beragama berjalan harmonis.

Terkait undangan yang disampaikan, Bupati menyatakan pada prinsipnya siap menghadiri kegiatan tersebut selama tidak terdapat agenda prioritas dari pemerintah pusat yang harus dihadiri pada waktu yang bersamaan.

“Mudah-mudahan tidak ada agenda prioritas dari pusat yang mengharuskan saya hadir. InsyaAllah saya bisa mengikuti acara tersebut,” ucapnya.

Audiensi ditutup dengan saling bertukar harapan agar hubungan baik antara pemerintah daerah dan organisasi keagamaan terus terjalin. Kedua pihak juga sepakat untuk terus menjaga kerukunan dan memperkuat semangat toleransi sebagai fondasi pembangunan daerah yang harmonis dan berkelanjutan. (RWK/AT)