oleh

Dinas Indag Way Kanan akan segera Tertibkan Pasar Pemda Km 2 Blambangan Umpu.

-Umum-293 Dilihat

Blambangan Umpu.RadarWayKanan.Com Kepala Dinas Industri dan Perdagangan Kabupaten Way Kanan Riva Adi Chandra,SH.MH, Memastikan dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan penertiban terhadap kendaraan para pedagang di pasar Pemda KM 2 Blambangan Umpu yang kerap memasukkan mobil mereka ke lokasi pasar, karena selain mengganggu juga diduga menjadi sebagai salah satu penyebab makin buruknya kondisi pasar kebanggaan masyarakat ibukota kabupaten Way Kanan tersebut, dan juga pihaknya sudah banyak sekali mendapatkan keluhan dari masyarakat.

” Sebenarnya penertiban mobil-mobil yang membawa dagangan ke dalam pasar itu sudah menjadi salah satu program kami dari dinas industri dan perdagangan kabupaten Way Kanan, karena selain menyaksikan sendiri kami juga sudah banyak mendapatkan keluhan serta masukan dari masyarakat, dan untuk diketahui pejabat sebelum saya pernah memasang patok di tengah-tengah jalan agar mobil tidak bisa masuk melainkan parkir di tempat yang telah disediakan, namun tak mengapa patung itu sudah tidak ada sehingga mobil pedagang bebas kembali masuk ke areal pasar,” ujar Riva Adi Chandra.

Menurut Kepala Dinas industri dan perdagangan tersebut bahwa, selain dapat merusak tekstur jalan jalan yang ada di pasar tersebut, tujuan lainnya adalah dengan diperkirakannya mobil di tempat parkir yang telah ditentukan, maka akan timbul lapangan kerja baru, atau menjadi penambah rezeki untuk para kuli bangunan, dan yang pasti pasar akan terlihat semakin tertib tidak semrawut, sehingga para pengunjung akan semakin nyaman.

“Ini kan sudah kita atur untuk pedagang pakaian dan makanan-makanan kering kita taruh di pasar bagian atas, sementara untuk pedagang ikan dan daging kita taruh di bagian bawah, namun entah bagaimana sekarang sudah mulai kacau lagi sehingga memang perlu kita tertibkan, terutama mobil-mobil pengangkut dagangan tidak akan kita perbolehkan lagi masuk ke areal pasar karena sangat mengganggu dan juga kita anggap sebagai salah satu penyebab rusaknya jalan diselasar pasar,.terang Chandra.

Pada kesempatan ini juga Kepala Dinas industri dan perdagangan kabupaten Way Kanan menyampaikan, tahun ini seyoggayanya pasar Pemda KM 2 Blambangan buku ini sudah akan direhab atau diperbaiki secara menyeluruh dan bahkan sudah menjadi skala prioritas kementerian perdagangan Republik Indonesia, namun karena adanya bencana alam di berbagai daerah anggaran untuk hal itu sementara dialihkan guna pembangunan Daerah yang terdampak bencana.

oplus_32

“Tadinya kita pastikan tahun ini akan ada persiapan secara menyeluruh atas pasar pemda tersebut, namun karena banyaknya bencana terutama yang terjadi di Aceh dan Sumatera Utara serta Padang dari info yang kami terima dari kementerian perdagangan Pusat untuk sementara dananya dialihkan guna pembangunan fisik di ketiga daerah tersebut namun dipastikan untuk tahun 2027 pasar kebanggaan kita ini akan kita perbaiki, karenanya sebelum itu terjadi kami minta kepada para pedagang untuk sama-sama menjaga kondisi pasar ini salah satu jalan adalah melalui kedisiplinan mentaati aturan yang telah kita sepakati bersama,’ tegas Chandra.

Diterangkan masyarakat Blambangan Umpu yang merupakan ibukota kabupaten Way Kanan mengeluhkan buruknya kondisi pasar Pemda KM 2 Blambangan Umpu selain kondisi bangunan juga semrawutnya pengelolaan di mana mobil-mobil pengangkut barang dagangan dibiarkan dengan bebas masuk sehingga semakin memperparah kondisi pasar tersebut.

” Dulu seingat saya di tengah jalan ini ada patok yang pertama patok kayu kemudian diganti patok semen Akan tetapi sekarang sudah tidak ada lagi, sehingga membuat mobil-mobil angkutan barang ini bebas masuk dan Jalan semakin becek karena memang drainase pasar ini tidak tertata dengan baik, jadi walaupun ini pasar milik Pemda nampaknya lebih buruk dari pasar-pasar tradisional lain, padahal pasar ini satu-satunya menjadi tujuan keluarga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari di ibukota Way Kanan ini ( Blambangan Umpu red), ” ujar Sahmin, warga setempat seraya menambahkan pemerintah daerah khususnya dinas industri dan perdagangan harus tegas menerapkan peraturan sehingga walaupun belum diperbaiki diharapkan ke depan pasar Pemda Way Kanan ini akan semakin baik.(RWK I)