oleh

Diduga Selingkuh, Pria Di Way Kanan Bacok Kakak Ipar

-Umum-242 Dilihat

RADARWAYKANAN.– Diduga sudah lama memendam kecurigaan kalau istrinya menjalin perselingkuhan dengan Kakak iparnya sendiri, kecurigaan itu mencapai puncak, saat dirinya memergoki istrinya dan Dedi ( kakak Ipar istrinya red ) pulang kemalaman dari nonton Kuda kepang, sang istri membenarkan kalau dirinya menjalin hubungan dengan kakak iparnya karena sudah tidak suka dengan Apri yang kerap memukulnya, dimana jawaban itu tentu membuat Apri berang dan ketika Korban 9 dedi red ) lengah langsung membacok Kepala Dedi dan tubuh lainnya, kemudian langsung melarikan diri.

“ Informasi yang kami dapat dari Sri ( Istri Apri yang diduga selingkuh red ), dirinya memang sudah lama menjalin hubungan ( Selingkuh red ), dengan kakak Iparnya ( Dedi red ), karena Sri merasa tidak suka lagi dengan Apri ( tersangka red ) karena suka memukul dirinya, akan tetapi celakanya si Sri itu justru diduga menjalin hubungan terlarang dengan suami ayuknya yang jadi TKW dan mereka itu ( Apri dan Dedi / Pelaku dan korban red ) tinggal di bedeng yang sama, yak i bedeng milik Hi, Usman yant karetnya mereka sadap,” ujar Dellah. Kepala Dusun 7 Kelurahan Blambangan umpu.

“ dari cerita istri pelaku, tersirat kalau Apri itu cemburu berat dengan korban ( dedi ), dan kebenaran saat itu Mes tempat mereka tinggal sedang habis pulsa listriknya ( gelap red ) sehingga hal itu dimanfaatkan oleh pelaku ( Apri ), yang langsung mengambil golok yang ada disampingnya lalu membacokkannya kepada korban ( dedi red ),” imbuh Dellah.

Dalam pada itu, dari medos yang beredar, babatan golok cemburu Apri menyebabkan Ded mengalami luka besar di Kepala bagian sebelah kanan, yang menganga besar, diatas alias kanan, telapak tangan kanan, dan bagian perut.

“ karena kondisi korban sangat parah dan makanya semalam langsung di rujuk ke RS Zainal Abidin Pagar Alam Way kanan, mukanyapun sudah sangat pucat, tapi untuk kondisinya sekarang kami tidak tahu,” ujar Lurah Blambangan Umpu Nasroh Jidil SH.

Masih menurut Nasroh Jidil, dengan kejadian tersebut pihaknya berharap agar para pemilik perkebunan karet dan ataupun sawit dapat melaporkan pekerja mereka yang tinggal di Mes mes perkebunan tersebut, sehingga ketiaka da kejadian seperti itu mudah menghubungi Keluarganya.

“ Korban ini tidak jelas, ada yang mengatakan warga Gunung Sangkaran., ada pula yang menyatakan kalau korban adalah warga Kampung Negeri Bumi Putra, karena KTPnya tidak ditemukan, berbeda dengan pelaku ( Apri red ), ia memang warga Negeri bumi Putra yang berdomisili di Blambangan umpu karena bekerja menyadap karet di Blambangan Umpu, “tegas Nasroh Jidil seraya menekankan agar kadus Kadus dapat memperhatikan hal itu,” imbuh Nasroh Jidil. RWK