Di klinik, para dokter menyarankan agar keempat anak tersebut dirawat inap karena mereka mengalami dehidrasi akibat kehilangan cairan tubuh yang signifikan. “Saat ini, mereka masih dalam perawatan intensif di sini,” ungkap Nur dengan nada prihatin.
Sementara para orang tua bersama-sama berharap agar pihak berwenang, termasuk dinas terkait dan kepolisian, dapat segera menyelidiki penyebab kejadian ini. Mereka ingin memastikan bahwa tidak ada lagi anak yang terkena dampak serupa karena membeli jajanan tersebut.
Dr. Firdaus, salah seorang dokter yang menangani kasus tersebut, membenarkan bahwa keempat anak tersebut positif mengalami keracunan makanan. “Ini benar-benar situasi yang mengkhawatirkan. Kami akan melakukan segala upaya untuk memastikan keselamatan dan kesehatan anak-anak ini,” katanya dengan suara tegas. RWK I












