oleh

Bupati Way Kanan Tekankan Mutu Pelayanan dan Keselamatan Pasien dalam Reakreditasi RSUD ZAPA

-Umum-31 Dilihat

BLAMBANGAN UMPU (RWK) – Bupati Way Kanan, Ayu Asalasiyah, menegaskan pentingnya peningkatan mutu pelayanan dan keselamatan pasien dalam pelaksanaan reakreditasi RSUD Zainal Abidin Pagar Alam (ZAPA) Tahun 2026, Rabu (28/10).

Kegiatan yang berlangsung di Aula RSUD ZAPA tersebut menjadi momentum evaluasi terhadap kualitas pelayanan, tata kelola rumah sakit, serta penerapan standar keselamatan pasien.

Ayu mengatakan, akreditasi bukan sekadar pemenuhan dokumen administratif atau mengejar predikat tertentu, melainkan bentuk komitmen nyata dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang aman, profesional, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

“Jangan sampai kita hanya bersemangat ketika menghadapi survei akreditasi, tetapi setelah kegiatan ini selesai, semangat untuk menjaga mutu pelayanan justru menurun. Standar pelayanan dan keselamatan pasien harus menjadi budaya kerja sehari-hari,” tegasnya.

Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Way Kanan untuk terus mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan, termasuk pengembangan RSUD ZAPA sebagai rumah sakit rujukan yang dapat diandalkan masyarakat.

Sementara itu, Ketua Tim Surveior, dr. Diah Anjarini, M.Epid., menjelaskan bahwa proses penilaian dilakukan melalui tahapan daring dan luring. Penilaian mencakup kelengkapan dokumen, wawancara, serta evaluasi menyeluruh terhadap pelayanan rumah sakit sesuai kriteria yang ditetapkan.

Menurutnya, penilaian tidak hanya menyangkut aspek administratif dan teknis, tetapi juga mencakup keseluruhan proses pelayanan yang diterima pasien, mulai dari awal hingga pasien pulang.

Direktur RSUD ZAPA, dr. Febri Jaya Gunawan, menyatakan pihaknya berkomitmen menjadikan reakreditasi sebagai sarana evaluasi dan perbaikan berkelanjutan.

Ia menegaskan, mutu pelayanan dan keselamatan pasien akan terus menjadi prioritas, didukung peningkatan kompetensi sumber daya manusia, perbaikan tata kelola, serta optimalisasi sarana dan prasarana.

Febri juga berharap masukan dan rekomendasi tim surveior dapat menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap RSUD ZAPA.

“Semangat akreditasi tidak boleh berhenti setelah survei selesai, tetapi harus menjadi budaya kerja yang diterapkan setiap hari,” ujarnya.

Melalui reakreditasi tersebut, RSUD ZAPA diharapkan semakin mampu memberikan pelayanan kesehatan yang bermutu, aman, dan manusiawi bagi masyarakat Kabupaten Way Kanan. (RWK/AT)

Baca Juga