oleh

Anggota DPRD Dapil 3 Minta Kepolisian Tingkatkan Patroli Keamanan

-Umum-186 Dilihat

Radar Waykanan.ComAnggota DPRD Kabupaten Way Kanan Yuliyus Arifien Jaya.SE.,MM minta jajaran kepolisian meningkatkan patroli dan razia menyusul kian maraknya aksi begal di jalanan khususnya wilayah Dapilb3 Kecamatan Pakuan Ratu, Negara Batin dan Negeri Besar.

Hal itu disampaikan Yuliyus menanggapi terjadinya aksi begal yang menimpa salah seorang siswi SMP asal Kampung Negara Mulya pada hari Kamis tanggal 12 Oktober 2023 sekitar pukul 06:30 WIB.

Oleh karena itu, Yuliyus Arifien Jaya meminta kepolisian bertindak tegas dalam menangani aksi-aksi brutal di jalanan.

“Saya harap pihak kepolisian bertindak tegas terhadap pelaku aksi-aksi kejahatan jalanan. Sebab belakangan ini marak sekali aksi kriminal menggunakan senjata tajam di jalanan,” kata Yuliyus
Jum’at 13 Oktober 2023

Legislator Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa itu merasa miris lantaran banyak dari korban kejahatan jalanan menimpa anak- anak di bawah umur.
Jadi, mohon, untuk pelaku begal segera ditindak tegas semua tanpa terkecuali,” ujarnya.

Politisi asal Kampung Srimenanti ini juga meminta polisi di daerah meningkatkan patroli dan razia pada malam hari.

Dengan cara itu, saya meyakini situasi kondusif di jalanan bisa diwujudkan, masyarakat merasa aman saat bepergian, terutama pada belajar mengajar.

“Tingkatkan lagi intensitas patroli, khususnya saat jam sekolah dan malam hari, terutama di titik-titik yang disinyalir rawan terjadi aksi kejahatan. Jangan sampai kebrutalan ini terus dibiarkan dan mengganggu kenyamanan masyarakat,saya juga berharap
Pemerintah antar kampung dapat bekerjasama menjaga keamanan untuk pencegahan. Misalnya dengan gotong-royong membersihkan semak belukar dan rimbunan pohon pada titik-titik potensial terjadinya kejahatan” ujar Yuliyus

Terpisah Melalui sambungan watshapp Kapolsek Negara Batin Iptu Wahyu, S.I.P.,MH
Membenarkan adanya laporan kepolisian atas korban curas anak sekolah SMP yang akan berangkat ke sekolah bernama Juwita, korban mengendarai sepeda motor jenis Honda beat , tepatnya ditanjakan jalan poros negara Mulya dari posisi jalan tanjakan telah dihadang oleh seorang laki laki memakai topi dan mengunakan masker meminta motor yang dikendarai oleh Juwita dengan menodongkan sebilah golok, selanjutnya mengambil motor tersebut. Akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian ditaksir 20 Juta Rupiah,
“kami pihak kepolisian telah mendatangi bersama masyarakat sekitar, saat ini polisi sedang melakukan pemeriksaan terhadap korban dan saksi saksi.”Jelasnya
RWK/JONI