oleh

Ada Warganya Yang Suspeck DBD..Puskesmas Serupa Indah Langsung lakukan FE

-Umum-85 Dilihat

Pakuon Ratu,Radar Waykanan.Com, – Menindak lanjuti adanya warga yang suspek DBD (Demam Berdarah Dengue red ) , Puskesmas Serupa Indah Kecamatan Pakuon Ratu kabupaten Way Kanan melakukan Penyelidikan Epidemiologi (PE) di Kampung Bhakti Negara dan Kampung Bumi Mulya, sebagai bentuk antisipasi potensi wabah Demam Berdarah Dengue (DBD) kedua Kampung tersebut.

Kepala Puskesmas Serupa Indah, Suardi Ahmad S.Kep., MM, menjelaskan bahwa PE bertujuan untuk mencari penderita atau tersangka DBD lainnya serta memeriksa perkembangbiakan jentik nyamuk dalam radius 100 meter sekitar rumah yang diduga memiliki kasus. Tujuan utama adalah mengetahui sumber penularan dan segera melakukan langkah pencegahan.

“Kegiatan ini mencakup penerapan gerakan 3M+ (Menguras, Menutup, Mengubur, Plus), edukasi kepada masyarakat, serta pemberian bubuk larvasida (Abate) ke dalam wadah penampung air. Ini adalah upaya deteksi dini agar penyakit tidak menyebar lebih luas,” jelasnya.

Suardi mengungkapkan bahwa beberapa warga dari Kampung Bhakti Negara dan Kampung Bumi Mulya telah menunjukkan gejala yang mengarah ke DBD, meskipun pihaknya belum mendapatkan keterangan resmi dari rumah sakit tempat mereka dirawat. “Mengingat saat ini memasuki musim penghujan yang meningkatkan risiko penyebaran DBD, tim Puskesmas kami segera mengambil langkah dengan melakukan kegiatan PE tersebut,” ucapnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar segera mengambil tindakan jika menemukan gejala serupa. “Jika mengalami demam tinggi yang berlangsung lebih dari 2 hari, disertai dengan nyeri kepala hebat, nyeri sendi dan otot, ruam pada kulit, atau perdarahan ringan seperti mimisan atau bintik perdarahan, segera datang ke puskesmas atau rumah sakit terdekat untuk pemeriksaan lebih lanjut. Jangan mengobati sendiri karena penanganan dini sangat penting untuk mencegah kondisi memburuk,” tambahnya.

Terpisah, Kepala Kampung Bhakti Negara, Sumanto, S.Pd, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah yang diambil pihak puskesmas. Ia berharap warga tidak hanya mengandalkan upaya dari puskesmas, tetapi juga aktif menjaga kebersihan lingkungan dan menutup semua bak penampungan air yang berpotensi menjadi sarang perkembangbiakan jentik nyamuk.

Terpisah, Adi Wijaya,SH, anggota DPRD Way Kanan yang memang berasal dari pakuan Ratu meminta Dinas Kesehatan Way Kanan untuk segera mengambil langkah-langkah yang cepat terkait adanya dua orang warga Kecamatan Pakuon Ratu yang suspek DBD tersebut, dengan jalan menindaklanjuti ke rumah sakit tempat pasien dirawat dan kalau memang sudah dipastikan terjangkit DBD, Dinas Kesehatan Way Kanan jangan hanya melakukan melainkan langsung melakukan fogging fokus karena perkembangan penularan DBD tersebut sangat cepat.

” DBD itukan penularannya lewat gigitan nyamuk, sehingga siapa saja yang terkena gigitan nyamuk aedes aegypti selaku penyebab DBD pasti akan terjangkit, kalau dikatakan di Pakuon Ratu tersebut sudah ada beberapa orang Suspeck itu artinya penanganannya harus lebih bukan hanya PE saja, sehingga tidak terjadi penyebaran terhadap masyarakat lainnya,” tegas Kader Partai Amanat Nasional Way Kanan tersebut. RWK/JONI S.