Blambangan Umpu.- Polres Way Kanan menggelar kegiatan patroli KRYD (kegiatan Kepolisian yang ditingkatkan) secara mobile maupun secara stasioner untuk memonitoring situasi kamtibmas di Ibukota Way Kanan ( Kecamatan Blambangan Umpu red ).
Kapolres Way Kanan AKBP Teddy Rachesna melalui Kasat Samapta Iptu Jahtera mengatakan kegiatan patroli KRYD itu bertujuan untuk antisipasi kerawanan gangguan Kamtibmas seperti C3(curat, curas dan curanmor) dan balap liar kendaraan sepeda motor,” ujarnya.
“Patroli KRYD ini, sebagai wujud kehadiran Polri ditengah masyarakat untuk memberi rasa aman dan nyaman, karena memang kita kerap mendapatkan laporan sering ada anak muda yang kebut kebutan serta menggunakan knalpot Raching,” ujar IPTU Jahtera.
Dalam pelaksanaan patroli itu sendiri , Unit patroli personel Sat Samapta Polres Way Kanan mendapati sejumlah pemuda yang sedang nongkrong atau duduk dipinggir jalan di Islamic Center Way Kanan. Mereka diduga akan menggelar balapan liar.
Petugas pun turun dari kendaraan dinas dan langsung memberikan pesan Kamtibmas agar para remaja menyadari bahaya dan resiko yang di timbulkan dari Aksi Balap Liar, dan sudah barang tentu akan merugikan diri sendiri, orang lain, Orang Tua dan Keluarga.
Selanjutnya sejumlah remaja diduga para pelaku balap liar hanya diberikan teguran oleh petugas, kalau nanti kedapatan akan diberikan sanksi sesuai pelanggaran yang dilakukan.
Jahtera menegaskan Polisi akan terus melakukan patroli di waktu tertentu untuk menghindari Balapan liar, agar tidak menjadi tuman.
Oleh karena itu , kepada Masyarakat, jika melihat aksi balap liar di islamic canter dan tempat tempat lainnya agar dapat menghubungi ke Nomor WA 0821 8279 1665 layanaan pengaduan Polres Way Kanan untuk ditindak lanjuti guna menghindari terjadinya lakalantas dan gangguan Kamtibmas.
Bali ( Balapan liar red ) di Way kanan memang belum memakam korbam jiwa, namun sudah banyak terjadi kecelakaan yang diakibatkan Bali, demikian halnya dengan penggunaan knalpot Raching, yang saat ini dikeluhkam oleh masyarakat.
” Khususnya untuk knalpit Raching kami. Minta polres lakukan penertiban apalagi ini memasuki bulan puasa, suaranya sangat mengganggu sekali,” ujar Joko warga Blambangan Umpu. RWK I












