RADARWAYKANAN.COM.- Diduga kesal dengan PT . PLP ( PT. Palm Lampung Persada red ), yang kerap tidak peduli dengan masyarakat dan Kampung yang ada diseputaran perusahaan Kepala Sawit tersebut, 8 Kepala Kampung yang berasal dari 4 Kecamatan yang ada di Way Kanan tutup Akses keluar masuk kendaraan Perusahaan tersebut sembari menyampaikan tuntutan agar Pimpinan Perusahaan ( PT PLP red ) dapat menemui mereka ke 8 Kepala Kampung secara langsung sehingga dapat berbiaca akan kemauan masyarakat di 8 Kampung tersebut.
“ Ini sebenarnya bukan Demo, hanya saja berdasarkan kesepakatan 8 Kepala Kampung dari 4 Kecamatan tanggal 27 Maret yang lalu,yang kami ( Irifan Binawa S.Pd, Kepala Kampung Bumi Agung, Agus Indra Bangsawan, Msi, Kepala Kampung Karangan, Deden Alkindo Kepala Kampung Mulyo Harjo. Aria Gusmara Kepala Kampung Giri harjo, Iwan Fatra Kepala Kampung Tanjung Dalom, Lukmadi, SH Jabatan Kepala Kampung Sri Rejeki, Dedek Radika Kepala Kampung Gedung Menang dan Titin Atriyani, Kepala Kampung Gedung Harapan, yang mewakili masyarakat tiap-tiap wilayah bersepakat untuk
- Menghentikan pengambilan air dari Way Runyai dan Way Umpu yang digunakan oleh PT. Palm Lampung Persada untuk penyiraman pembibitan sawit dan pengoperasian mesin uap Pabrik sehingga menyebabkan kelongsoran/erosi di sepanjang bantaran sungai.
2. Menghentikan pembuangan air limbah PT. Palm Lampung Persada yang berasal dari jangkos sawit dan air abu boiler dan limbah lainnya yang dibuang ke way Runyai sehingga menyebabkan pencemaran lingkungan dan merusak ekosistem yang berada disekitarnya.
3. Menutup akses jalan khusus kendaraan PT. Palm Lampung Persada yang memuat hasil kelapa sawit berupa CPO (Crude Palm Oil), TBS, Karnel dan lain-lain.
“ Selama Pimpian PT PLP tidak mau menemui kami secara langsung di lapangan ,maka poin 1 sampai 3 diatas akan kami tetap laksanakan, kami bukan menghambat atau cb menghentikan aktipitas PT PLP namun memang baik jalan atau air yang mereka gunakan adalah berada di Kampung Kampung kami, seperti halnya tanaman Sawit perusahaan ytersebut, berada di Wilayah 8 Kampung tersebut, “ tegas Irfan Binawa Kepala Kampung Bumi Agung yang ditunjuk 8 rekannya menjadi Pimpinan Kegiatan tersebut.












