64 KPM Kampung Bandar Kasih Terima BLT-DESA Tiga Bulan Sekaligus.

Negeri Agung (RWK)- Pemerintah Kampung Bandar Kasih, Kecamatan Negeri Agung Mendistribusikan Bantuan Langsung Tunai Desa (BLT-Desa) Kepada 64 Kelompok Penerima Manfaat (KPM) di Aula Kampung Bandar Kasih, Senin (25/4).

Nampak Hadir dalam acara pembagian BLT-Desa Pelaksana jabatan (PJ) Kampung Bandar Kasih Heni Karol Susanti, S.E, Pendamping Kecamatan Negeri Agung Kurdi Kurniawan,S.Pdi, Pendamping Lokal desa, Babinkamtibmas Bripka Indra Susani, beserta seluruh aparatur kampung Bandar Kasih.

Baca Juga  Kok Cuma RF ?

Dalam sambutannya PJ Kepala Kampung Bandar Kasih, Heni Karol Susanti, S.E mengatakan bahwa Sebagai wujud memanfaatkan Dana Desa melalui bantuan langsung tunai (BLT-Desa) dapat membantu dan menopang keadaan perekonomian masyarakat Kampung Bandar Kasih selama Pandemi covid-19.

“Sebagai wujud memanfaatkan Dana Desa melalui bantuan langsung tunai (BLT-Desa) dapat membantu dan menopang keadaan perekonomian masyarakat Kampung Bandar Kasih selama Pandemi covid-19.
sesuai dengan ketentuannya BLT-Desa Kampung bandar kasih disalurkan kepada 64 KPM dengan nilai Rp.300.000/bulan, dan untuk hari ini disalurkan langsung untuk tiga bulan sekaligus yakni bulan Januari, Febuari dan Maret (Rp.300.000 x 3 bulan = Rp.900.000 per KPM).”jelas Heni Karol Susanti

Baca Juga  Antisipasi Bencana Alam, Polres Lampung Utara Gelar Apel Siaga Bencana

Lebih lanjut, Heni Karol Susanti berharap “bantuan langsung tunai desa (BLT-DESA) agar dapat dimanfaatkan untuk membeli kebutuhan pokok seperti beras atau sebagaimana mestinya.”harapnya

Sementara, Pendamping Lokal desa Kecamatan Negeri Agung Kurdi Kurniawan, S.Pdi menyatakan bahwa ada beberapa kriteria yang telah ditentukan oleh Kmendes sebagai penerima BLT-Desa salah satu yakni masyarakat miskin, janda renta, dan masyarakat yang memiliki penyakit menahun.

Baca Juga  Dunia semakin edan, Anak bunuh Bapak dan kakak kandung, ponakan bunuh paman demi harta

“Semoga masyarakat yang menerima bantuan hari ini dapat dipergunakan dengan produktif dan Konsumtif”. imbuhnya (RWK/Alba)