Terpisah Iwan Fatra, Kepala Kampung Tanung Dalom yang dikonfirmasi terkait dengan tuntutan warganya itu mengaku terpaksa mengikuti, karena memang semua yang dituntutkan oleh warganya itu benar adanya.
“ yang milih saya sebagai Kepala Kampung Tanjuyng Dalom adalah warga., jadi ketika warga melakukan tuntutan seperti ini, mau tidak mau saya harus ikut mendampingi mereka, sebab saya adalah milik mereka, selain itu kehadiaran saya ini untuk memastikan kalau lkehadiran mereka di Pemda ini tidak berbuat anarkis,” tegas Iwan Fatra.
Sayangnya hingga berita ini ditulis belum ada pihak PT PLP yang berhasil dikonfirmasi, sementara diduga, selain PT PLP perusahan perusahaan lain yang ada di Way Kanan ,melakukan hal yang sama dengan PT PLP, sehingga wajar saja kalau banyak pergolakan dengan masyarakat. RWK












