oleh

Rakerda PKK Way Kanan 2026, Bupati Ayu Tekankan Kolaborasi dan Aksi Nyata untuk Kesejahteraan Keluarga

-Umum-34 Dilihat

BLAMBANGAN UMPU (RWK) – Tim Penggerak PKK Kabupaten Way Kanan menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Tahun 2026 di Gedung Pusiban, Kamis (18/6). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk menyusun arah kebijakan organisasi sekaligus memperkuat sinergi antara PKK dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan berbasis keluarga.

Pelaksana Tugas Ketua TP PKK Way Kanan, Ciunah, dalam laporannya menyampaikan bahwa Rakerda bertujuan menyusun arah kebijakan TP PKK Kabupaten Way Kanan yang nantinya menjadi pedoman bagi TP PKK di tingkat kecamatan hingga kampung.

Selain itu, Rakerda juga menjadi wadah untuk memperkuat koordinasi dan sinkronisasi program antara PKK dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“PKK merupakan mitra strategis pemerintah daerah. Karena itu, PKK tidak bisa bergerak sendiri tanpa dukungan dari OPD dan seluruh pemangku kepentingan,” ujar Ciunah.

Menurutnya, sinkronisasi program mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan hingga kampung sangat penting agar manfaat yang dirasakan masyarakat menjadi lebih maksimal. Rakerda juga dimanfaatkan sebagai sarana evaluasi terhadap program dan kegiatan yang telah dilaksanakan selama ini.

Sementara itu, Bupati Way Kanan sekaligus Ketua Pembina TP PKK Kabupaten Way Kanan, Ayu Asalasiyah, menegaskan bahwa pemerintah daerah menaruh perhatian besar terhadap eksistensi dan peran strategis PKK sebagai mitra pembangunan.

“PKK telah terbukti menjadi motor penggerak pembangunan yang menyentuh langsung masyarakat melalui keluarga,” kata Ayu saat membuka Rakerda.

Menurutnya, pelaksanaan Rakerda merupakan forum strategis untuk melahirkan program kerja yang realistis, inovatif, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara langsung.

Mengusung tema “Bergerak Bersama PKK untuk Way Kanan Mandiri dan Sejahtera”, Ayu menilai tema tersebut bukan sekadar slogan, melainkan ajakan nyata untuk membangun kemandirian dan kesejahteraan daerah melalui penguatan peran keluarga.

Ia mengakui masih terdapat sejumlah tantangan yang harus dihadapi bersama, mulai dari kasus kekerasan, stunting, kemiskinan ekstrem, pemberdayaan ekonomi keluarga, ketahanan pangan, hingga angka kematian ibu dan bayi.

Meski demikian, Ayu optimistis berbagai persoalan tersebut dapat diatasi melalui implementasi 10 Program Pokok PKK yang dijalankan secara serius dan berkelanjutan.

Dalam kesempatan itu, Ayu menitipkan tiga pesan utama kepada seluruh kader PKK. Pertama, fokus pada aksi nyata yang menyentuh kebutuhan keluarga, seperti program gotong royong, parenting, pemanfaatan pekarangan, penanganan stunting, hingga pembinaan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K).

Kedua, memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak, terutama OPD, agar tidak ada lagi ego sektoral dalam pelaksanaan program.

Ketiga, mendorong pemanfaatan teknologi digital sebagai sarana edukasi, sosialisasi, hingga pemasaran produk-produk UP2K.

“Pemerintah Kabupaten Way Kanan berkomitmen mendukung setiap langkah PKK. Karena kami percaya, jika keluarga kuat maka masyarakat akan sejahtera,” tegasnya.

Ayu juga meminta para Ketua TP PKK Kecamatan untuk berperan aktif sebagai penghubung antara program pemerintah kabupaten dengan kondisi riil masyarakat di kampung dan dasa wisma.

Menurutnya, kekuatan PKK berada di tingkat kader dan dasa wisma yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Oleh karena itu, pembinaan dan peningkatan kapasitas kader harus terus dilakukan.

Selain itu, para Ketua TP PKK Kecamatan yang juga menjabat sebagai Ketua Pembina Posyandu diminta mendukung transformasi Posyandu menjadi pusat layanan dasar masyarakat yang lebih komprehensif sebagaimana diamanatkan dalam Permendagri Nomor 13 Tahun 2024 tentang Posyandu Terpadu.

Menutup sambutannya, Ayu mengajak seluruh OPD untuk memperkuat sinergi dengan PKK sesuai bidang tugas masing-masing, mulai dari kesehatan, pemberdayaan perempuan, ketahanan pangan, lingkungan hidup, hingga pengembangan UMKM.

“Dengan bergerak bersama dan saling bersinergi, kita dapat mewujudkan Way Kanan yang mandiri dan sejahtera,” ujarnya.

Rakerda PKK Kabupaten Way Kanan Tahun 2026 kemudian secara resmi dibuka oleh Bupati Ayu Asalasiyah dan diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat peran PKK sebagai garda terdepan pembangunan keluarga di Kabupaten Way Kanan. (RWK/AT)