oleh

Petani Jagung Was Was BULE

-Umum-209 Dilihat

RADARWAYKANAN.COM– Selain petani jagung digubekkan oleh langkanya pupuk yang sulit didapat. Ditambah was-was takut hama ulat datang lagi yang akan menggerogoti daun jagung malah datang penyakit baru yang disebut dengan bule.

Penyakit jagung yang dinamakan bule ini menyerang tanaman jagung berusia dua minggu awal penanaman yang ditandakan dengan daunnya menguning akar yang membusuk dan tidak berkembang bahkan penyakit tersebut dikatakan jika tidak dibuang dan dibasmi akan menular kepada pohon jagung lainnya sehingga bisa habis dan ini mencuat di awal musim penanaman periode ini.

“Ya tidak ada kata lain solusinya selain kita cabut pohonnya supaya tidak menular. Sebetulnya sejenis hama ini seperti jamur di akar dan mengakibatkan kuning pada daun sehingga solusinya cabut batangnya lalu buang jauh-jauh kalau tidak akan tertular semua tanaman jagung kdi sekitar,”keluh Nandar Petani Jagung wilayah Kecamatan Gunung Labuhan kepada Radar Waykanan.

Sama seperti dialami Nandar. Arin petani jagung lainnya merasakan hal yang sama, bahkan dirinya saat ini ketar ketar, sebab sudah ratusan batang jagung yang ia cabut dan dibuang jauh-jauh dari lokasi.

“Pusing saya dibuatnya belum lama saya menyemprot hama jagung ditakutkan kembalinya datang ulat seperti yang lalu. Ini malah datang penyakit lain yang disebut dengan bule. Hancur kalau seperti ini, bisa gagal panen dan mengalami kerugian ditambah pupuk langka harga jagung murah kampret betul ,”ujarnya sembari mendumel.RWK/Oksi.