oleh

Memasuki Bulan Ramadhan Tak Menyurutkan Pemkam Wonoharjo Untuk Merealisasikan Pembangunan pisik Dana Desa Tahap 1 Tahun 2024

-Umum-287 Dilihat

RADARWAYKANAN.COM ,Blambangan Umpu.- Walupun memasuki bulan Suci Ramadhan, akan tetapi tak membuat Pemerintah Kampung Wono Harjo Kecamatan Bumi Agung Kabupaten Way Kanan, menyurutkan niatnya melaksanakan Pembangunan, justru awal Romadhon dianggap hari baik memulai pekerjaan pembangunan rabat beton dikampung itu, dan pada Hari raya Idul Fitri yang akan datang telah dapat dinikmati oleh masyarakat.


“ Ibadah tentu kita semua menyambut gembira datangnya Bulan Romadhon, yang merupakan bulan yang penuh Rahmah Maghfiroh dan malam seribu bulan, akan tetapi tentunya pelaksanaan pembangunan yang telah kita rencanakan jauh jauhari harus tetap dilaksanakan, karena target kita saat Idul Fitri nanti jalan ini sudah dapay dinikmati masyarakat Kampung Wono Harjo,” ujar Kepala Kampung Wonoharjo Sulestari yang terlihat memandori secara langsung pembangunan rabat beton tersebut.


Masih menurut Kepala Kampung Wonoharjo bahwa, pembangunan rabat beton yang dilaksanakan oleh Kampungnya itu bersumber dari Dana Desa ( APBN) Tahap 1 Tahun 2024 dengan jumlah dana Rp. 144.364.500,-
“ Pembangunan ini kami lakukan ditengah pemukiman warga, sehingga nantinya warga benar benar dapat menikmatinya, dan hal itu memang menjadi salah satu tujuan dari Program pembangunan rabat beton , yakni membantu seluruh Aktivitas masyarakat baik aktivitas sosial maupun aktivitas ekonomi, dan mari kita bangun bersama, kita rawat bersama sehingga kemanfaatannya nanti dapat kita rasakan lebih lama,” tegas Kepala Kampung tersebut.


Terpisah, M. JD. Hafizd SH dari EMPPATI RI berharap agar Kampung Kampung di Way Kanan yang melaksanakan kegiatan Pembangunan dapat memenuhi kaidah kaidah yang telah ditentukan, sehingga masyarakat juga dapat membantu melakukan pengawasan, mulai dari yang paling ringan yakni Plang proyek , yang kerap dilupakan, padahal Plang proyek itu sangat penting, sehingga masyarakat dapat mengetahui apa nama pembangunan tersebut berapa dananya dan darimana dananya.


“bukan rahasia umum kalau dana Desa , Dana Bos dan masih banyak dana dana yang lain diduga jadi bancakan para pihak, dan agar itu tidak berlanjut maka masyarakat harus ikut mengawasi, kalau bukan kita siapa lagi yang mau memajukan Kampung atau daerah ini, tidak mungkin orang dari OKU Timur atau dari Lampung Utara sana, “ tegas M, JD Hafizd A , SH.
Pernyataan M,JD Hafidz SH tersebut dibenarkan oleh Sairul Sidik SH, Anggota DPRD Way Kanan yang menengarai banyaknya Bantuan dan atau Dana dari Pemerintah yang diduga jadi bancakan, termasuk Pelaksanaan Dana Desa, dan ia berharap hal itu tidak terjadi di Kampung Wono Harjo.


“Kalau kita mau mengandalkan Petugas Pemerintah untuk melakukan pengawasan tentu akan menjadi keniscayaan, karena pembangunan yang dilaksanakan begitu banyak sementara pegawainya sedikit, tapi contohnya sudah ada, ada beberapa Kepala Kampung di Way kanan yang saat in dipaksa masuk penjara karena bermain main dengan Dana Desa, jadi warga wajib ikut mengawasi dan kami di DPRD Way Kanan siap menjembatani dengan Pihak berkompeten bila ada warga yang menemukan indikasi ketimpangan di lapangan,” ujar Ketua DPC PKB Way kanan tersebut. RWK I