Kelompok Tani Lakukan “Geropyokan” Saat Musim Tanam Padi

Pakuan Ratu RWK – Mengawali musim tanam padi di Kampung Karang agung Kecamatan Pakuan ratu, Kabupaten Waykanan. Khususnya Masyarakat petani padi menyambut dengan suka cita sekaligus kekhawatiran, Mereka khawatir akan terjadi lagi serangan hama tikus seperti dimusim-musim seperti Tahun-tahun yang lalu.

“Untuk mengantisipasi Haltersebut, POKTAN (Kelompok Tani) Agro Mulya kampung karang agung memiliki cara tersendiri, yaitu dengan melaksanakan gerakan pengendalian geropyokan tikus Yang dijadwalkan setiap minggu sebelum dilaksanakaan tanam serentak.
Kamis (30/12).

Baca Juga  258 Jt Hingga Bulan Oktober, Kakam Bandar Dalam Sukses Salurkan BLT-DD

“Dalam Kegiatan tersebut, dihadiri petugas POPT (Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan) Kecamatan pakuan ratu, Candra Irawan, SP dan PPL kampung Karang Agung Kori Saputra, SP. POKTAN Agro Mulya melaksanakan geropyokan tikus dengan luasan 5ha dan berhasil mendapatkan 39 ekor tikus. “Alhamdulillah hari ini ada 39 ekor yang berhasil kami tangkap” ujar Widodo ketua POKTAN Agro Mulya,

Candra Irawan, SP selaku Petugas POPT Kecamatan Pakuan Ratu mengharapkan hal serupa dapat diterapkan oleh POKTAN-POKTAN yang lain di seluruh kecamatan pakuan ratu.
Mengingat hama tikus salah satu penyebab turunnya hasil panen bahkan dibeberapa daerah nyaris gagal panen.
” Pencegahan merupakan salah satu langkah pengendalian hama tikus, selain geropyokan, sanitasi dan kebersihan lingkungan juga harus diperhatikan. Apalagi mengingat wilayah Kec pakuan ratu yang saat ini sebagian besar sudah menjadi perkebunan tebu. Lahan-lahan kebun tebu tersebut menjadi tempat persembunyian favorit hama tikus.” Ungkap Candra.

Baca Juga  TP PKK Kampung Waytuba Pimpin Gotong Royong Bersama Ibu" Pengajian.

” Harapan kita tentunya dimusim ini perolehan petani padi di wilayah Kecamatan Pakuan ratu meningkat dari musim-musim sebelumnya dan dapat memperoleh hasil yang maksimal”. Tutupnya, RWK/Azhari

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.