“Total dapat Rp 83.211. Sehingga UMP Lampung tahun 2024 InsyaAllah di posisi Rp 2.716.496,36 atau ada kenaikan sekitar 3,16 persen dari UMP tahun 2023,” ungkapnya.
Dijelaskan Prof Marselina, penetapan nilai Alpha ini tergantung kondisi daerah. Di mana nilainya mulai dari 0,1 sampai 0,3. Berapa persen porsi produk domestik regional bruto (PDRB) disumbang dari tenaga kerja.Â
“Akhirnya untuk Alpha kami bersepakat di dewan pengupahan di 0,2. Artinya tenaga kerja kita menyumbang 20 persen dari total PDRB kita. Sedangkan 80 persennya ini mulai dari lahan, modal, teknologi, infrastruktur dan lainnya,” ucapnya.
Ia mengungkapkan alasan Alpha dipilih 0,2. Karena kondisi Lampung saat ini terutama ekonomi masih belum pasti.
“Kita ini masik era namanya TUNA (Turbulent, Uncertain, Novel, Ambiguous),” ucapnya.
T dalam TUNA ini adalah turbulent, dimana kondisi ekonomi bisa naik dan turun. Dicontohkan nya seperti ekspor yang terkadang naik dan tiba-tiba langsung jatuh.
“Kenapa ekonomi kita seperti itu? karena Russia dan Ukraina belum selesai ditambah Gaza di Palestina saat ini, menambah pasokan minyak tambah kacau,” ungkapnya.












