Ruas-ruas jalan tersebut tersebar di 15 kabupaten/kota yang ada di Provinsi Lampung.
“Sekarang prioritaskan penyelesaian, satu ruas selesai, satu ruas selesai. Jadi pekerjaannya agak sedikit jumlah kegiatannya atau ruas dibanding sebelumnya,” ungkapnya.
M. Taufiqullah menjelaskan, di dalam 40 ruas tersebut di antaranya adalah penyelesaian 14 ruas jalan perioritas Provinsi Lampung yang telah dikerjakan di 2023.
“2024 kita selesaikan 14 ruas prioritas. Itu target utama. Ruas prioritas ini adalah ruas yang keadaannya rusak, kalau diperbaiki mampunyai daya ungkit ekonomi tinggi,” tuturnya.
Selain ruas perioritas tersebut, menurut M. Taufiqullah, perbaikan jalan juga dilakukan di daerah-daerah yang belum tersentuh sama sekali.
“Kedepan kita minta bangun inpres jalan daerah. Sehingga nggak ada jalan tanah kedepannya,” ucapnya.
Disinggung terkait anggaran dinas BMBK Lampung tahun 2024, dirinya menyebut tidak jauh berbeda dengan tahun 2023, sekitar Rp 800 miliar.












