Radar Way Kanan. Com, Pakuan Ratu,- Diduga terkena serangan Hipertensi, Seoarang Ibu di kampung Sukabumi ditemukan tak bernyawa didalam Rumahnya.
Nurfatonah (53) yang berprofesi sebagai penjual Sayuran warga RT 05, Dusun Purwodadi, Kampung Sukabumi, Kecamatan Pakuan Ratu ditemukan tak bernyawa oleh rekannya Yayan sesama pedagang Sayur Pada hari Rabu (12/2).
Berdasarkan keterangan kepala Dusun Setempat, bahwasanya almarhumah adalah Seorang janda yang tinggal sendiri karena anak-anaknya sudah memiliki rumah dan satu anaknya sedang dalam proses belajar di pondok Pesantren.
“Sebelum ditemukan meninggal, almarhumah pada malam Selasa, masih menghadiri pertemuan koperasi. Setelah itu, almarhumah pulang ke rumah dan tetangga sekitar tidak melihat almarhumah melakukan aktivitas sehari-hari diluar rumah. Sampai pada akhirnya, hari Rabu saat ditemukan sudah tak bernyawa, ” Ujar Kepala Dusun Setempat.
Terpisah, Yayan teman sesama penjual sayur menyampaikan, bahwa sebelumnya dirinya mendatangi rumah Almarhumah dengan niat untuk mengambil Motor. dirinya memangil- Manggil Almarhumah namun Tidak ada Jawaban.
” Sebelumnya pas mau ambil motor, saya panggil-panggil gak ada jawaban, Setelah diintip dari lubang jendela, terlihat bahwa almarhumah berada di dalam rumah dalam keadaan tertelungkup. Akhirnya, saya memanggil tetangga almarhumah untuk membantu membuka pintu secara paksa untuk memastikan keadaan almarhumah. Setelah Pintu terbuka almarhumah didapati sudah tak bernyawa,” Jelasnya.
Atas adanya peristiwa tersebut, Pemerintah Kampung setempat memberikan himbauan kepada masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap sesama, terlebih terhadap warga lansia utamanya terhadap masyarakat yang sehari-hari hanya seorang diri jika dalam keadaan sakit.
“Soalnya terjadi seperti ini bukan yg pertama kali. Untuk itu, pesan saya kepada masyarakat untuk tetap menjaga silaturahmi, khusus nya ketua lingkungan RT agar menengok /menjenguk warganya yang sakit khususnya yang tinggal sendirian,” Tutur Ritanto selalu Kepala Kampung Sukabumi.
RWK/JONI












