RadarWaykanan.Com, Negara Batin (RWK),- Ratusan Rumah milik warga Masyarakat Kampung Srimenanti , Kecamatan Negara Batin Kabupaten Way kanan , terendam banjir setinggi hampir satu meter. Jum’at (11/11)
Dampak dari tingginya intensitas curah hujan yang mengguyur wilayah Hulu sungai Waykanan, Way Pesai dan Way Umpu menyebkan debit aliran sungai Waykanan naik kepemukiman warga.
Menurut keterangan warga kampung Srimenanti penyebab banjir terjadi akibat tingginya intensitas hujan yang mengguyur Kabupaten Way Kanan dalam sepekan terakhir.
“Saat ini diperkiraan ketinggian debit air yang merendam kampung Srimenanti untuk wilayah hulu kampung mencapai ketinggian 1M sedangkan di hilirnya sekitar 80 sampai 90 cm, merata kampung tergenang air,” Ujar Narasumber yang tidak mau disebutkan Namanya.
Lebih lanjut, dirinya menjelaskan “Air sungai sudah mulai merendam perkampungan sudah sejak hari rabu yang lalu mas, sekarang belum ada tanda tanda air surut,” tuturnya.
Masih menurut keterangan sumber Radar Way Kanan Sementara untuk aktivitas warga masyarakat kampung Srimenanti saat ini sudah menggunakan perahu.
“Secara Ekonomi saat ini sudah banyak lahan perkebunan dan lahan pertanian masyarakat sudah terendam banjir, kita belum bisa perkirakan berapa kerugian warga secara keseluruhan,” jelas sumber terpercaya media ini dilapangan.
Terpisah, Yuliyus Arifien Jaya, SE.,MM Anggota DPRD kabupaten Way Kanan komisi II dari Fraksi PKB
Merespon atas musibah banjir yang menimpa warga masyarakat. Dirinya menyampaikan keprihatinan atas ujian yang rutin menimpa warga kampung Srimenanti setiap tahun. Terlebih lagi pada bagi pemilik lahan pertanian yang rentan rusak karena terendam air seperti padi, jagung dan ubi kayu.
“Saya telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial untuk memberikan perhatian pada ujian banjir yang dialamai warga kampung Srimenanti,” ungkapnya.
Sementara itu, saat dihubungi melalui sambungan WhatsApp, Kepala Kampung Srimenanti dan Dinas Sosial kabupaten Way Kanan sampai dengan berita ini dirilis belum memberikan tanggapan terkait peristiwa tersebut.RWK/JONI












