oleh

Hanyut 2 Hari 2 warga Kampung Sai Umpu Way Tuba ditemukan sudah meninggal dunia

-Umum-431 Dilihat

Blambangan Umpu,-RadarWayKanan.Com,- Ahirnya PR (Peri dan Mawan ) Dua remaja  warga Kampung Say Umpu Kecamatan Way Tuba Way Kanan yang dinyatakan terseret arus ( Kalom red ) disungai Umpu Kampung Segara Midar Kecamatan Blambangan Umpu Way Kanan, ditemukan sudah tidak bernyawa 3 km dari lokasi tenggelam dalam kondisi tubuh yang sudah membengkak.

Jenazah  ditemukan oleh warga dan  tim SAR gabungan sekitar pukul 09 WIB, setelah dilakukan pencarian 2. hari 2  malm sebelumnya.  kedua Jasad korban ditemukan tidak berjauhan mengambang. lebih kurang 20 meter  di kampung Tanjung dalom tepatnya di nabanng, tidak jaauh dari jembatan Tanjung Dallom.

“Alhamdulillah siang ini tim SAR gabungan berhasil menemukan tubuh korban sekitar pukul 09.00WIB. Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia berjarak +-3 km dari titik  tenggelamnya korbanr ,”ujar Riyanto Ketua BPK Kampung Segara Midar.

Proses pencarian melibatkan sejumlah unsur SAR gabungan yang bekerja secara intensif bersama  relawan Warga beberapa kampung  beramai ramai

Pencarian dilakukan dengan menyisir area tengah sungai di sekitar lokasi kejadian menggunakan tiga perahu BPBD ,Basarnas, dan prahu klotok dari warga Segara Midar dan Tanjung Dalom.

Setelah ditemukan, jenazah korban langsung dievakuasi menggunakan ambulans  dan  BPBD menuju rumah duka di Say Umpu diserahkan kepada pihak keluarga masing”, imbuh Riyanto

Jalankan sebelumnya bahwa Ferry dan mawan dua orang korban tenggelam tersebut awalnya berniat memancing di sungai Umpu yang ada di kampung Segara midar bersama empat temannya yang lain, setibanya di lokasi keenam sekawan tersebut berniat menyeberangi Sungai dengan maksud untuk mencari tempat pemancingan yang dianggap banyak ikannya, Maaf ternyata Mawan diduga tidak bisa berenang sehingga tekanan arus melihat hal itu rekannya yang bernama feri berniat menolong namun akhirnya ikut terbawa arus dan tenggelam. (RWK/INDRA)