oleh

Pak Gubernur..Kapan Jalan Kami di Perbaiki

-Umum-18 Dilihat

RadarWaykanan.Com Negara Batin, – Kondisi jalan provinsi yang menghubungkan beberapa kampung dan kecamatan di wilayah Negara hingga perbatasan Tulang Bawang Barat menjadi momok bagi masyarakat Kampung Sari Jaya dan sekitarnya. Jalan yang seharusnya menjadi tulang punggung mobilitas dan perekonomian masyarakat telah rusak parah sejak tahun 2018, dan hingga akhir tahun 2025 belum sedikitpun mendapatkan perhatian serta tindakan perbaikan dari pihak berwenang.

Andri, salah satu warga Kampung Sari Jaya yang telah tinggal di daerah tersebut selama lebih dari dua dekade, mengungkapkan keluhan mendalam terkait kondisi jalan yang semakin memburuk dari hari ke hari. “Sejak tahun 2018 kami sudah mengadu masalah jalan ini, tapi hingga sekarang tidak ada satupun pekerjaan perbaikan yang dilakukan. Ketika musim kemarau sudah cukup sulit dilalui karena banyak lubang, tapi kalau sudah hujan,Jalan ini benar-benar seperti kubangan kerbau, air menggenang tinggi, jalan licin, dan sering terjadi kecelakaan kecil seperti kendaraan tergelincir atau mogok di tengah jalan,” ujar Andri saat ditemui tim Radar Waykanan

Melalui pantauan langsung di lapangan pada hari Selasa (27/01/2026), Media Radar Waykanan menemukan bahwa kerusakan tidak hanya terjadi pada satu ruas jalan saja, melainkan menyebar di beberapa titik strategis yang menjadi penghubung antar wilayah. Beberapa ruas jalan yang paling parah kondisinya antara lain. Jalan penghubung Kampung Tanjung Ratu dengan Kampung Induk Pakuan Ratu, Ruas ini memiliki lubang-lubang besar dengan diameter mencapai hingga satu meter dan kedalaman lebih dari lima puluh sentimeter. Banyak pengguna jalan yang terpaksa harus mencari belok-belokan untuk menghindari lubang, yang seringkali menyebabkan kenderaan tergelincir.Jalan Kecamatan Pakuan Ratu menuju Kecamatan Bahuga melalui Kampung Karang Agung ,Ruas Tajab Serupa Indah ,Ruas Tajab Kampung Bumi Jaya dan Gisting Jaya hingga perbatasan Tulang Bawang Barat Sebagai jalur penghubung antar kabupaten, kondisi jalan yang buruk ini juga berdampak pada aktivitas perdagangan lintas daerah. Para petani yang berada di kawasan tersebut mengaku kesulitan mengangkut hasil buminya

Masyarakat mengakui bahwa kondisi jalan yang buruk telah memberikan dampak luas pada berbagai aspek kehidupan mereka. Selain mengganggu mobilitas sehari-hari seperti pergi bekerja, bersekolah, dan berobat ke fasilitas kesehatan, aktivitas ekonomi masyarakat juga terganggu signifikan.

semakin tingginya curah hujan tahun ini, masyarakat khawatir kondisi jalan akan menjadi lebih parah dan berpotensi menyebabkan masalah yang lebih besar. “Kalau hujan sudah seperti ini, bagaimana kalau hujan tiba dan hujan turun deras berhari-hari? Kita khawatir jalan akan benar-benar tidak bisa dilalui sama sekali, dan daerah ini akan terisolasi dari wilayah lain,” tambah Andri.

Selain itu, kondisi jalan yang buruk juga dianggap berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas. Beberapa warga mengaku pernah melihat atau bahkan mengalami kecelakaan kecil seperti terjatuh dari motor akibat jalan yang licin dan tidak rata, terutama saat malam hari di mana penerangan jalan sangat minim.

Masyarakat berharap agar pemerintah provinsi dan dinas pekerjaan umum terkait dapat segera mengambil tindakan konkret dalam menangani masalah jalan ini. Mereka berharap tidak hanya dilakukan perbaikan sementara, melainkan perbaikan menyeluruh yang dapat menjamin kualitas jalan dalam jangka panjang. “Kita tidak menginginkan perbaikan sepintas lalu yang hanya bertahan beberapa bulan. Kami berharap ada anggaran yang dialokasikan secara tepat dan pekerjaan perbaikan dilakukan oleh kontraktor yang kompeten, sehingga jalan bisa benar-benar layak pakai dan bermanfaat bagi masyarakat,” pungkas andri.

Kondisi jalan provinsi yang rusak sejak tahun 2018 ini menjadi bukti bahwa masih banyak infrastruktur penting di daerah yang membutuhkan perhatian serius dari pihak berwenang. Harapan masyarakat adalah agar masalah ini tidak terus dibiarkan dan segera mendapatkan solusi yang tepat mengingat musim penghujan yang dapat memperparah kondisi yang sudah tidak baik ini. RWK/JONI