oleh

Bibit Jagung Sampai ..EMPPATI jangan dilepas tapi dibina

-Umum-75 Dilihat

Negeri Besar RWK – Sebanyak  9000 Kg benih jagung dibagikan kepada Puluhan kelompok tani  yang berada diwilayah kampung Tiuh Baru, Negeri Besar, Kali Awi ,Kiling-Kiling kecamatan Negeri Besar,Kabupaten Waykanan. Hari ini (Rabu 8/6).

Benih jagung sebanyak  9000 Kg tersebut didapat dari dinas pertanian provinsi Lampung yang disalurkan melalui UPTD Pertanian Kecamatan Negeri Besar

“Pemberian bantuan benih jagung  ini bertujuan untuk mengurangi biaya yang dikeluarkan oleh petani dalam memenuhi kebutuhan benih sehingga nantinya pendapatan petani bisa meningkat,” ujar  I Made  Kepala UPTD Pertanian Negeri Besar,

“Setelah menerima benih jagung  ini, kami menghimbau kepada petani agar teknis budidaya diperhatikan. Sebab produktivitas yang dihasilkan tergantung dari perlakuan budidayanya. Mudah-mudahan dengan bantuan benih jagung  ini pendapatan petani bisa semakin meningkat,” Imbuh I Made.

Terpisah. Adi Suratman, Ketua Harian DPP EMMPATI RI menilai pembagian benih jagung oleh Dinas Pertanian Provinsi Lampung tersebut tentu sangat membantu petani, karena memang petani di way Kanan rata rata memiliki lahan, akan tetapi mereka tidak memiliki biaya untuk mengolah lahan dan untuk membeli bibit guna menanami lahan yang telah mereka persiapkan,

“ Selaku masyarakat pasti akan senang menerima bibt bantuan secara gratis akan tetapi hendaknya bibitnya yang benar benar berkualitas., bukan seperti poembagian bibit yang lalu, yang bahkan ada beberapa pelaksananya yang sudah beruussan dengan Aparat Penegak Hukum.

Selain itu hendaknya ada pembinaan dari pihak terkait terhadap petani yang diberikan bibit tersebtu tentang bagaimana melaksanakan penanaman yang baik agar menghasilkan produksi yang baik, karea selama ini berdasarkan pengamatan EMMPATI diduga banyak bantuan apapun itu seteah diberikan tidka ada lagi pembinaan dan atau pemantauan sehingga bahkan kerapa bibit atau bantuan itu malah dijual beoilakn, dan atau asal ditanam saja sehingga hasilnya tidak memuaskan,

“ jadi bantuan yang diberikan itu harus terus dipantau dan diarahkan sehingga tujuan dari Pemerinath memberikan bantuan itu tercapai dan petanipun kehidupannya semakin baik, kan kita banyak tenaga penyuluh, setahu saya tugas penyuluh itu dilapangan bukan dibalik meja, sebab di Way kanan in saya melihat sudah banyak pejabat yang memegang Jabatan yag bukan kompentensinya,ini perlu diluruskan sebab sudah menjadi janji Bupati saat mau mencalonkan dulu ,” tegas Adi Suratman. RWK I Joni S