oleh

PDIP Way Kanan Panaskan Mesin Politik

-Umum-139 Dilihat

Blambangan Umpu,- Tidak ingin Ayal dalam menghadapi pesta demokrasi dan berbagai antena politik yang ada, PDI Perjuangan Way Kanan mulai memanaskan mesin politik melalui  Musyawarah Anak Cabang (Musancab) serentak bagi Pengurus Anak Cabang (PAC) se-Kabupaten Way Kanan yang di gelar Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Way
yang dirangkai dengan Pendidikan Politik dengan dihadiri langsung oleh ketua DPD PDIP Lampung Hj
Winarti.

” Berpatokan pada hasil pemilu yang lalu baik pemilu presiden maupun DPR ataupun DPRD provinsi maupun kabupaten, maka PDIP ingin mempersiapkan diri sedini mungkin, guna menggapai hasil yang lebih baik ke depan itulah salah satu tujuan mengapa kami menggelar acara yang kami pusatkan di Sekretariat DPC PDI Perjuangan Way Kanan ini, ” ini ujar Drs.Danuri Ketua DPC PDIP Way Kanan.

Selain Hj Winarti, Kegiatan lima tahunan itu juga dihadiri oleh jajaran pengurus PDIP Provinsi. Serta anggota DPRD Lampung dan DPRD Kabupaten Way Kanan ha itu mengingat pentingnya berbagai agenda yang dibahas.

” Musancab kali ini bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan momentum krusial bagi partai PDIP Untuk memperkuat akar rumput di tingkat kecamatan bahkan hingga ke kampung dan dusun,” tegas Winarti.

Pada kesempatan itu Winarti menjelaskan bahwa Musancab adalah ajang konsolidasi organisasi yang dilakukan secara berkala setiap lima tahun sekali. Fokus utama dari kegiatan ini adalah penyusunan struktur pengurus di tingkat kecamatan agar mesin partai tetap solid dan siap menghadapi tantangan politik ke depan.

“Musancab ini adalah bagian dari konsolidasi PDI Perjuangan untuk memastikan struktur partai terbentuk dengan baik. Capaian utamanya adalah silaturahmi antar-kader serta tuntasnya penyusunan struktur di tingkat kecamatan sesuai dengan mekanisme partai yang berlaku,” ujar Winarti.

Ia juga menegaskan bahwa target utama dari Musancab ini adalah terselesaikannya proses transisi dan penguatan kepengurusan secara tertib, sebagaimana tradisi yang dijalankan partai setiap periode.

Di luar agenda politik,, PDI Perjuangan juga membagikan bibit pohon alpukat kepada para kader dan masyarakat sekitar. Langkah ini disebut Winarti sebagai implementasi nyata dari gerakan “Merawat Pertiwi” yang diinstruksikan oleh DPP Partai.

” setiap kader PDI Perjuangan harus memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungan hidup. Menurutnya, berpolitik bukan sekadar mengejar kekuasaan, melainkan juga menjaga kelestarian alam demi kesejahteraan bersama untuk itu
Kader-PDIP harus senang menanam pohon, bukan merusak. Ini adalah bentuk dukungan kita kepada pemerintah dan alam. Kita mengajak semua pihak untuk menanam beragam pohon guna menjaga kelestarian lingkungan,” tegas mantan Bupati Tulang Bawang tersebut.

Pemilihan bibit alpukat juga bukan tanpa alasan. Winarti menjelaskan bahwa tanaman buah seperti alpukat termasuk dalam kategori tanaman pendamping beras yang memiliki nilai ekonomis tinggi sekaligus bermanfaat bagi penghijauan.

“Harapannya, lingkungan kita tetap hijau dan terjaga, yang pada akhirnya akan bermuara pada kesejahteraan kita semua. Ada 10 jenis tanaman pendamping beras yang kita dorong, salah satunya alpukat. Tanaman ini bermanfaat secara ekologis maupun ekonomis bagi masyarakat,”tegas Winarti. ( RWK).