Blambangan Umpu,-– Dinas Pemberdayaan kampung Kabupaten Way Kanan saat ini tengah mempersiapkan tahapan pelaksanaan Pemilihan Kepala Kampung (Pilkakam) serentak rencananya yang akan digelar pada Mei 2023 mendatang. Kepala Dinas Pemberdayaan Kampung Kabupaten Way Kanan Ixuan Ahmadi melalui Kepala Bidang Pemerintahan Kampung Pemberdayaan Masyarakat Suhari,S.Sos mengutarakan pada tahun 2023 ini terdapat sebanyak 118 Kampung yang akan mengikuti Pilkades serentak.(23/2).
Terkait rencana Pilkakam serentak tersebut, Pemerintah Kabupaten Way kana sendiri telah mengalokasikan anggaran melalui APBD kabupaten sekitar Lebih Kurang Rp. 5,3 Milyar. Angka itu masih ditambah anggaran sekitar Rp1,8 miliar yang dialokasikan melalui APBDes desa masing-masing.
Disinggung mengenai tanggal pelaksanaan Pilkakam serentak, kata Suhari, pihaknya telah memberikan usulan pelaksanaan Pilkakam serentak pada 10 Mei mendatang.
“Jika tidak ada halangan, kami perkirakan tahapan pencalonan mulai pada ahir maret yang akan datang, karena sesuai dengan ketentuan, bila dalam satu Kampung yang akan menggelar Pilkakam terdapat calon yang lebih dari 5 orang, maka akan dilakukan seleksi tambahan yakni tes tertulis yang akan difasilitasi pemerintah kabupaten,” ungkapnya.
Masih menurut Suhari bahwa, sebenarnya pemilihan Kepala Kampung serentak tahun ini tidak terlalu jauh beda dengan yang telah dilakukan sebelumnya, hanya saja pada pelaksaan Pilkakam serentak di tahun ini, setiap calon Kakam akan diberikan pembekalan terkait tata Kelola pemerintahan desa.
“Tujuannya, kami ingin meningkatkan pemahaman para Cakakam ini terkait tata kelola pemerintahan desa. Termasuk pengelolaan keuangan desa dan sejenisnya,” Imbuh Suhari.
Terpisah, Ferdiansyah dari EMPPATI berharap agar Pilkakam yang akan digelar itu dapat benar benar menghasilkan Kepala Kampung yang benar benar terbaik karena telah menyedot Anggaran yang demikian banyak.
“ kalau uang Rp 7 Milyard itu kita gunakan untuk melakukan pembangunan jalan jalan Kabupaten yang ada di Ibukota Way kanan ini, niscaya jalan yang ada di Ibukota Way Kanan ini tidak akan ada yang berlubang seperti saat ini, jadi kalau nanti Kepala kampung yang dipilih ternyata masuk bui karena ketamakan mereka, tentu hal itu akan menjadi kerugian yang sangat besar bagi Kampung tersebut,
“ Jadi untuk warga Kampung yang mau memilih dalam Pilkakam nanti pilihlah calon yang diyakini mampu akan membuat kampung itu maju bukan karena adanya intimidasi dan atau karena ada uangnya.” Tegas Ferdi. HERMANSYAH






