RADARWAYKANAN.COM- Di tengah belum jelasnya kasus penimbunan pupuk yang ada di Eks Asrama Santri Putra di salah satu Pondok Pesantren di Kampung Karta Jaya Kecamatan Negara Batin. Dan juga kesulitan masyarakat untuk mendapatkan pupuk subsidi. Alhamdulillah masyarakat kampung Bumi Merapi Kecamatan Baradatu Way Kanan saat ini tidak lagi kesulitan mendapatkan pupuk karena Kios Pupuk Toko Karya Maju Distributor CV. Citra Utama/PT.Petrosida Gresik di kampung tersebut dapat mensuplai.
Mereka terlihat sumringah gembira tak terhingga sebab pasukan pupuk terpenuhi bahkan tidak hanya untuk kampung bumi merapi saja. Menurut keterangan salah satu warga, Ngadu. Yang saat itu sedang mengambil pupuk di kios tersebut berkata Ketersediaan pupuk yang mereka ambil itu diperuntukkan dua kampung lain yang digawangi Kios Pupuk Toko Karya Maju Distributor CV. Citra Utama/PT.Petrosida Gresik tersebut.

“Yang menjadi tanggung jawab kios ini ada dua kampung lainnya, selain untuk Petani Kampung Bumi Merapi, dua kampung lainnya. Kalau ketersediaannya sampai tonan,cukuplah,”ujar ngadu kepada wartawan koran ini.
Di tengah keriangan tersebut, tentu Keberadaan kios dimaksud perlu ditelusuri baik secara prosedural atau legalitas. Mengingat sejauh ini berbagai upaya dilakukan pemerintah guna menekan terjadinya pelanggaran peredaran dan penggunaan pupuk bersubsidi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab yang dilandasi niat untuk mendapatkan keuntungan dalam tata niaga komoditi yang tak jarang ditemui dimanfaatkan oknum nakal.
Keberadaan Kios tersebut yang berisi ratusan karung pupuk bersubsidi bermerek posca dengan bruto 50 kg/karung tersebut. Dibenarkan Marsana selaku Kepala Kampung setempat. Menurutnya, Kios Pupuk ini memang diperuntukkan untuk lima kampung termasuk kampung yang ia pimpin.
“Iya itu kios mas Adam Taman Asri,”jawab Marsana singkat.
Ditanya prihal legalitas, dirinya mengklaim keberadaan kios tersebut resmi. Dan menurutnya sampai saat ini sejumlah petani di kampung yang ia nakhodai itu tercukupi berikut 4 kampung lainnya merasa aman masalah pupuk.
“Untuk sementara ini cukup,”imbuhnya.
Sementara, UPTD Pertanian dan peternakan Kecamatan Baradatu dimintai keterangan melalui pesan WhatsApp pada pukul 10: 27 WIB ditanya Jumlah kelompok tani di Kampung dimaksud belum memberikan keterangan.
Hal tersebut, sangat berbeda di Wilayah Kecamatan Gunung Labuhan untuk mendapat pupuk saja dilanda kekurangan. Bahkan tak jarang petani gagal panen akibat problematika tersebut.RWK/OAF






