[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Berita Suara”]
Blambangan Umpu.RWK– Seperti diterangkan sebelumnya di Kecamaran Baraatu Way kanan selain Kampung bakti negara dan kampung sukosari yang mendapatkan proyek Pamsimas adalah Kampung Mekar Asri , mana hasil investigasi juga diduga di kampung Mekar Asri ini apa yang terjadi di kampung sukosari dan Kampung Bakti Negara juga terjadi di kampung Mekar Asri.
Menurut keterangan Saidan Penjabat Kepala Kampung dan ketua KKM Dian Eka Saputra bahwa anggaran incash dan inkind yang tertulis pada RAB/RKM proyek Pamsimas.Kampung Mekar Asri. Senilai Rp.230.juta tersebut senilai :Rp 46 000.000
Adalah fiktip dan hanya di rekayasa saja dengan tujuan agar dana dari Pamsimas dapat di cair kan karena sebenar nya tidak ada masyarakat yg memberikan bantuan kontribusi pada proyek Pamsimas di Kampung Mekar Asri Baradatu.
Sama dengan keteranggan yang disampaikan oleh ketua KKM di kampung sukosari dan Kampung Bakti Negara terjadi juga di kampung Mekar Asri Baradatu di mana menurut ketua tim pengadaan barang RianTama, Andi lubis dan Toiman bahwa mereka tidak tahu jika nama nama mereka telah di catut dan di masukkan ke dalam pengurusan program Pamsimas 2021 di kampung Mekar.Asri
Bahkan Tanpa melalalui musyawarah desa.
Mereka juga mengatakan bahwa mereka merasa dirugikan karna nama dan identitas mereka telah di catut dan Tampa pengetahuan serta izin dari mereka.
Padahal menggunakan nama orang lain tanpa sepengetahuan dan Tanpa izin pemilik nama yg bersangkutan pada suatu dokumen yg memberikan tanggung jawab,
Adalah suatu perbuatan yang tidak di benar kan baik dalam kehidupan bermasyarakat maupun dalam peraturan hukum.
Dalam pengerjaan Program Pamsimas adalah ( swakelola) Wajib di kerjakan oleh masyarakat, sesuai peraturan menteri PUPR Namun di desa mekar asri ternyata peraturan tersebut tidak berlaku
Karna di duga pengerjaan program tsb telah di kerjakan oleh oknum oknum pemerintahan kampung dan pihak lain.
” Jika keanggotaan KKM, tim pengadaan barang, dan satlak serta dana incash dan inkind semua nya di rekayasa.
Dan semua tim tidak di fungsikan, maka ini pengerjaan program pamsimas kampung Mekar Asri di duga telah di kontrol oleh kelompok dan golongan tertentu yang merupakan pejabat pemerintah, sehingga dapat di kategorikan sebagai penyalah gunaan Wewenang dan Korporasi yang menkmbulkan kerugian Negara ,” ujar Narasumber terpercaya yang minta namanya tidak ditulis tersebut. RWK I/ SAPTARI.






