oleh

Program Pamsimas Mekar Asri diduga Catut Nama Warga

-Umum-205 Dilihat

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Berita Suara”]

Blambangan Umpu.RWK– SepertiĀ  diterangkan sebelumnya di Kecamaran Baraatu Way kanan selain Kampung bakti negara dan kampung sukosari yang mendapatkan proyek Pamsimas adalah Kampung Mekar Asri , mana hasil investigasi juga diduga di kampung Mekar Asri ini apa yang terjadi di kampung sukosari dan Kampung Bakti Negara juga terjadi di kampung Mekar Asri.

Menurut keterangan   Saidan Penjabat Kepala Kampung  dan ketua KKM Dian Eka Saputra  bahwa   anggaran incash dan inkind   yang tertulis pada RAB/RKM proyek Pamsimas.Kampung Mekar Asri. Senilai Rp.230.juta tersebut senilai  :Rp 46 000.000

Adalah fiktip dan hanya di rekayasa saja dengan  tujuan  agar dana dari Pamsimas dapat   di cair kan karena sebenar nya tidak ada masyarakat yg memberikan bantuan kontribusi pada proyek Pamsimas di Kampung Mekar Asri Baradatu.

Sama dengan keteranggan yang disampaikan oleh ketua KKM di kampung sukosari dan Kampung Bakti Negara terjadi juga di kampung Mekar Asri Baradatu di mana menurut ketua tim pengadaan barang  RianTama,  Andi lubis dan Toiman bahwa  mereka tidak tahu jika nama nama  mereka telah di catut dan di masukkan ke dalam pengurusan program Pamsimas 2021 di kampung Mekar.Asri
Bahkan Tanpa melalalui musyawarah desa.

Mereka juga mengatakan bahwa mereka merasa dirugikan karna nama dan identitas mereka telah di catut dan Tampa pengetahuan serta izin dari mereka.

Padahal  menggunakan nama orang lain tanpa sepengetahuan dan Tanpa izin pemilik nama yg bersangkutan pada suatu dokumen yg memberikan tanggung jawab,
Adalah suatu perbuatan yang tidak di benar kan baik dalam kehidupan bermasyarakat maupun dalam peraturan hukum.

Dalam pengerjaan Program Pamsimas adalah ( swakelola) Wajib di kerjakan oleh masyarakat, sesuai peraturan menteri PUPR Namun di desa mekar asri ternyata peraturan tersebutĀ  tidak berlaku
Karna di duga pengerjaan program tsb telah di kerjakan oleh oknum oknumĀ  pemerintahan kampung dan pihak lain.
” Jika keanggotaan KKM, tim pengadaan barang, dan satlak serta dana incash dan inkind semua nya di rekayasa.

Dan semua tim tidak di fungsikan, maka ini pengerjaan program pamsimas kampung Mekar Asri di duga telah di kontrol oleh kelompok dan golongan tertentu yang merupakan pejabat pemerintah, sehingga dapat di kategorikan sebagaiĀ  penyalah gunaan WewenangĀ Ā  dan Korporasi yang menkmbulkan kerugian Negara ,” ujarĀ  NarasumberĀ  terpercaya yang minta namanya tidak ditulis tersebut. RWK I/ SAPTARI.