BLAMBANGAN UMPU (RWK) – Di tengah ancaman narkoba, kenakalan remaja, perundungan siber, hingga judi online, Gerakan Pramuka dituntut memperkuat pembinaan karakter dan mengarahkan generasi muda pada kegiatan positif. Pesan itu disampaikan Bupati Way Kanan, Ayu Asalasiyah, saat Apel Besar Hari Pramuka ke-65 Tingkat Kwartir Cabang (Kwarcab) Way Kanan di Kompleks Islamic Center Way Kanan, Kamis (15/10).
Mengusung tema “Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045”, kegiatan tersebut diikuti unsur Pemerintah Kabupaten Way Kanan, Forkopimda, dan anggota Pramuka.
Dalam amanatnya, Ayu menegaskan, peringatan Hari Pramuka bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum memperkuat peran kepramukaan dalam membentuk generasi muda yang tangguh, berakhlak mulia, disiplin, dan memiliki jiwa nasionalisme.
Menurutnya, di tengah pesatnya digitalisasi dan perubahan zaman, nilai-nilai Dasa Darma dan Tri Satya harus tetap menjadi pedoman moral bagi anggota Pramuka.
Ia menilai, pembinaan kepramukaan yang terstruktur dan berkelanjutan dapat menjadi benteng bagi generasi muda dari berbagai perilaku negatif. Kegiatan Pramuka juga harus mampu menyalurkan potensi, energi, dan kreativitas remaja ke arah yang produktif.
Ayu pun meminta jajaran pembina serta pengurus Kwarcab dan Kwartir Ranting (Kwarran) terus berinovasi agar kegiatan kepramukaan tetap menarik dan relevan bagi generasi muda tanpa meninggalkan nilai-nilai dasarnya.
“Gerakan Pramuka di Way Kanan harus terus hadir menjadi agen perubahan, pelopor gotong royong, serta perekat persatuan bangsa,” tegasnya.
Ia juga mengajak seluruh anggota Pramuka menanamkan sikap jujur, disiplin, dan kepedulian sosial, sekaligus berperan aktif dalam pembangunan daerah.
Ayu menegaskan, generasi muda memiliki peran penting dalam menentukan masa depan Way Kanan. Karena itu, semangat kepramukaan diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi diwujudkan melalui pengabdian nyata kepada masyarakat. (RWK/AT)






